Jumat
25 September 2026 | 5 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi El Nino, Ngawi Siapkan 1.000 Hektar Lahan Penopang Produktivitas Pertanian

IMG-20230725-WA0016_copy_810x465

NGAWI – Indonesia diprediksi akan mengalami fenomena El-nino sebagai pemicu kekeringan pada Agustus 2023 mendatang. Jika itu terjadi, bakal berdampak pada bidang pertanian.

Kabupaten Ngawi sebagai daerah penghasil gabah nomor 1 tingkat nasional harus bersiap menghadapi kemungkinan terjadinya el-nino. Kewaspadaan terhadap fenomena alam harus diperhatikan demi menjaga ketahanan pangan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, berkunjung ke Kabupaten Ngawi. Kunjungannya dalam rangka meninjau lahan pertanian dan mengikuti panen padi. Dalam kesempatan itu, menteri juga menyampaikan optimisme Kabupaten Ngawi dapat menjadi daerah penyangga lumbung pangan apabila el-nino benar-benar terjadi.

“Ngawi sebagai daerah lumbung pangan di Provinsi Jawa Timur. Dan hasilnya (panen padi) tidak mengecewakan,” katanya kepada wartawan di areal persawahan masuk Kecamatan Geneng, pada Senin (24/7/2023) kemarin.

Menteri Pertanian di Kabinet Presiden Joko Widodo tersebut menyampaikan, dengan melihat hasil produksi padi dari petani di Ngawi, dia optimistis Kabupaten Ngawi mampu menyediakan kebutuhan pangan untuk Jawa Timur maupun Indonesia.

“Daya tahan Ngawi, untuk kepentingan Jawa Timur dan nasional, pasti bisa berkontribusi dengan melihat hasil panen seperti ini,” puji menteri Syahrul Yasin Limpo untuk Kabupaten Ngawi.

Sementara sebagai salah satu persiapan apabila el-nino benar-benar terjadi, di Kecamatan Geneng tengah dipersiapkan lahan seluas 1.000 hektar.

Lahan pertanian itu, akan diperlakukan sebagai booster atau penopang pertanian, demi menjaga produktivitas padi. Lahan yang dipersiapkan akan dioptimalkan mulai bulan Agustus mendatang.

“Harapan kita, ini yang akan menyangga el-nino apabila memang benar akan ada fenomena itu,” ujar menteri.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, yang mendampingi kunjungan Mentan RI di Kecamatan Geneng menyampaikan Mentan RI bangga Kabupaten Ngawi menjadi daerah penghasil gabah dan beras Nomor 1 di Indonesia.

“Kata Mentan RI, kalau ingin melihat daerah yang sejahtera, maju. Lihatlah pertaniannya,” kata Bupai Ony.

Pun demikian, Bupati Kader PDI Perjuangan tersebut meminta masyarakat petani di Kabupaten Ngawi agar tetap waspada menyikapi anomali cuaca. Dia juga meminta para petani agar tetap berikhtiar ditengah ancaman cuaca yang ekstrim.

“Petani Ngawi tetap waspada dan terus berikhtiar saat ini kita dihadapkan dengan cuaca yang ekstrim, semoga Pertanian Ngawi tetap terbaik,” harap Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Siapkan Sumur Bor Tenaga Surya untuk Atasi Krisis Air Petani Blitar

BLITAR – Krisis air akibat kemarau panjang menjadi keluhan utama petani di wilayah barat Kabupaten Blitar. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Pasuruan Setujui P-APBD 2026 dengan Catatan

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan secara resmi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan ...