Rabu
13 Mei 2026 | 5 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kebun Raya Mangrove Surabaya Diresmikan Megawati, Kepala BRIN: Pertama dan Satu-satunya di Indonesia

20230726111546_IMG_3708_copy_769x446

Rintisan dimulai era Walikota Tri Rismaharini. Satu dari 47 Kebun Raya, khusus mengkonservasi spesies Mangrove.

SURABAYA – Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko mengucapkan selamat atas peresmian Kebun Raya Mangrove Surabaya.

Ia mengatakan, kebun raya yang diresmikan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang sekaligus Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri pada Rabu (26/7/2023), merupakan yang pertama di Indonesia.

Sebab, dari keseluruhan jumlah kebun raya yang ada di Indonesia, khusus untuk mangrove masih belum ada.

“Selamat untuk arek-arek Suroboyo dan Jatim yang sudah berhasil menciptakan kebun raya yang unik di antara 47 kebun raya di Indonesia dan ini salah satu yang menurut saya dikelola dengan baik dan konsisten. Karena tidak semua pemerintah daerah berhasil mengolah secara konsisten,” kata Laksana Tri Handoko.

Ia mengatakan, kehadiran Kebun Raya Mangrove ini melalui perjalanan yang cukup panjang, yakni sejak 2017 saat pihaknya pertama kali menerima surat dari mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Kemudian baru 2018 ada surat penetapan lokasi dan kemudian berlanjut hingga saat ini bisa dikeluarkan penetapan.

Menurutnya, dari 57 jenis mangrove yang ada di kebun raya ini baru 17 yang telah diregistrasi secara resmi sebagai koleksi. “Jadi masih banyak PR untuk Pak Wali kota,” sambungnya.

Ia mengatakan, sebagaimana diamanatkan, kebun raya merupakan pusat konservasi yang melindungi spesies tumbuhan dan hewan langka dengan mengambil dari habitat yang tidak aman atau terancam dengan ditempatkan ke perlindungan manusia.

“Kebun raya ini bisa dibilang merupakan satu-satunya alat kita untuk menjaga biodiversitas (keragaman hayati) karena Indonesia itu pemilik biodiversitas terbesar di dunia, untuk darat nomor 2 setelah Brazil,” katanya.

Berita terkait: Megawati Resmikan Kebun Raya Mangrove Surabaya

Selain konservasi, sambungnya, pihaknya juga terus mendorong pemanfaatan biodiversitas menjadi obat dan lainnya.

“Kebun raya bukan hanya untuk konversi akan menjadi soko guru perekonomian berbasis ekonomi kreatif dan riset Indonesia ke depan,” pungkasnya. (dhani/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Perkuat Narasi Digital, DPC Ngawi Gembleng Kader Muda Kelola Media Sosial

NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Jadi Basis Judi Online Internasional

Puan Maharani mengingatkan pentingnya antisipasi agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judi online ...
SEMENTARA ITU...

Dari Anak Buruh Tani, Hafif Memilih Masuk Politik: “Anak Muda Jangan Cuma Mengeluh dari Kejauhan”

Kisah Hafif Rohmatullah, anak buruh tani asal Jember yang memilih masuk politik lewat PDIP demi memperjuangkan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Pramuka Harus Cetak Generasi Tangguh dan Berakhlak Mulia

Rijanto menegaskan Gerakan Pramuka harus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang tangguh, disiplin, dan ...
KABAR CABANG

PDIP Tulungagung Minta Plt Bupati Tidak Sewenang-wenang Hentikan Pelaksanaan Kegiatan Sesuai APBD

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung tidak ...
LEGISLATIF

Legislator PDIP Soroti Validitas Data Stunting dan Pergeseran Anggaran Dinkes Jember

Legislator PDIP DPRD Jember menyoroti validitas data stunting dan pergeseran anggaran Dinkes yang dinilai belum ...