Sabtu
18 April 2026 | 5 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Pengutamaan Bahasa Negara, Puti Ingatkan Pentingnya Diplomasi Kesusastraan

PDIP-Jatim Puti 04052023

SURABAYA – Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, menyoroti penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di tengah globalisasi dan kemajuan teknologi yang saat ini memengaruhi perubahan perilaku masyarakat, termasuk dalam penggunaan bahasa Indonesia.

“Kita harus mengakui, dewasa ini penggunaan bahasa Indonesia memprihatinkan. Banyak istilah di ruang publik yang seharusnya menggunakan bahasa Indonesia malah diabaikan dan justru menggunakan bahasa asing seperti e-money, lalu nama makanan,” ujar Puti dalam acara Sosialisasi Pengutamaan Bahasa Negara bagi Penutur Terbina di Surabaya, Kamis (4/5/2023).

Menurutnya, banyak anak muda yang lupa berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Sebagian mereka justru merasa lebih bangga menggunakan bahasa asing maupun bahasa gaul atau slang.

“Banyak anak muda kita yang gagap dan tidak paham saat diajak berbicara menggunakan bahasa Indonesia dan lebih bangga, fasih menggunakan bahasa asing, apalagi di kota-kota besar. Ini kan memprihatinkan?” ujarnya dengan nada tanya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menjelaskan, setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk menghargai bahasa persatuan dan bahasa nasional, yakni bahasa Indonesia. Orang tua, tambahnya, yang merupakan tempat pendidikan pertama bagi anak, harusnya bisa mengajarkan dan menanamkan kebanggaan terhadap anak untuk berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Ini menjadi tugas bersama. Perjuangan negara ini bukan hanya melalui angkat senjata, tapi juga diplomasi lewat kalimat, kesusastraan, pidato dengan menggunakan kata dan bahasa yang hebat, sehingga bisa menggerakkan rakyat dan melawan penjajah untuk mewujudkan kemerdekaan. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, menjadi salah satu bentuk penghargaan kita kepada para pejuang bangsa,” tuturnya.

Dalam banyak kesempatan, Puti sendiri lebih memilih untuk menyampaikan paparan ataupun pidatonya dalam menggunakan bahasa Indonesia yang kemudian baru diterjemahkan dalam bahasa asing saat di forum formal di lingkup internasional. Hal tersebut sebagai wujud kebanggaan sekaligus jati diri sebagai bangsa Indonesia.

“Ini lebih kepada kebanggaan menggunakan bahasa nasional kita. Seperti Bung Karno yang fasih berbahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya, tapi dalam menggerakkan masyarakat, dan banyak kesempatan, Bung Karno lebih memilih menggunakan bahasa Indonesia untuk menggerakkan rakyat,” terangnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu juga mengingatkan pesan Bung Karno, yakni “gunakanlah bahasa Indonesia, pelajarilah bahasa Inggris (bahasa internasional), dan peliharalah serta lestarikanlah bahasa daerah”.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...