Sabtu
10 Oktober 2026 | 6 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Probolinggo Tertibkan Penjual Pupuk Nakal, HET Rp 112 Ribu dijual 150

IMG-20230414-WA0005_copy_1128x676_copy_846x507

KABUPATEN PROBOLINGGO – Wakil Bupati Probolinggo mengantongi data kios pupuk yang menjual dengan nominal di atas harga eceran tertinggi (HET). Data didapat usai melaksanakan inspeksi mendadak di sejumlah distributor maupun pengecer.

Menurut Wabup Timbul Prihanjoko pada Jumat (14/4/2023), sidak dilaksanakan beberapa hari lalu menyasar sejumlah kecamatan. Yakni Maron, Banyuanyar, Gending dan Pajarakan.

Tak hanya menyidak distributor, kios pupuk berskala kecil pun tidak luput dari penelusuran Satgas BUS PATAS Pupuk Kabupaten Probolinggo bersama wabup. Bagi mereka yang menjual tidak sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET), maka langsung ditindak dengan surat teguran tertulis.

Wabup Probolinggo Timbul Prihanjoko mengemukakan pihaknya memang sedang gencar menyidak kios-kios pupuk bersubsidi. Hal ini seiring maraknya pengaduan masyarakat kepada tim Satgas di Kabupaten Probolinggo terkait kelangkaan pupuk.

“Dari sidak hari ini diketahui rata-rata mereka menjual pupuk bersubsidi tidak sesuai dengan ketentuan HET. Jadi para petani membeli pupuk subsidi jenis Urea dengan harga Rp 150 ribu. Hal ini melampaui HET yang sebesar Rp 112.500 ribu,” jelas Wabup dari PDI Perjuangan ini.

Dengan hasil temuan tersebut Wabup Timbul mengatakan, pihaknya akan menyiapkan langkah selanjutnya. Untuk sementara ini berupa shock terapi berupa teguran langsung dan penertiban. Sekaligus himbauan untuk menjual pupuk bersubsidi dengan HET yang berlaku.

“Kami harap kedepan tidak ada lagi distributor dan pengecer yang memainkan harga. Karena ini menyangkut hidup masyarakat petani. Jika teguran ini tidak diindahkan maka akan ada sanksi tegas berupa penutupan kios dan stop beroperasi lagi,” tegasnya.

Selain itu, adanya keseragaman harga jual yang ditemui di lapangan, pihaknya berpendapat bahwa ada kesepakatan yang dibuat oleh distributor dan pengecer pupuk bersubsidi.

Adapun demikian pihaknya berkeyakinan, dengan masifnya sidak pupuk selama ini, kondisi yang meresahkan petani ini akan berubah. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Empat Bulan Belum Dioperasi, Eri Cahyadi Pindahkan Pasien Kanker ke RSUD Soewandhie

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta percepatan penanganan medis terhadap Dian, warga penyandang ...
LEGISLATIF

Milton Dick Pimpin IPU hingga 2029, Puan Maharani Harap Peran Parlemen Dunia Menguat

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Milton Dick, yang terpilih sebagai Presiden ke-32 ...
KABAR CABANG

Gedung DPC PDIP Kabupaten Malang Dikembangkan Jadi Rumah Rakyat, Ini Fasilitasnya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang berencana mengembangkan kantor menjadi Rumah Rakyat dengan fasilitas rumah ...
LEGISLATIF

Krisis Air Petani Tumpang, Zulham Desak Tugu Tirta Bangun Embung atau Sumur Artetis

MALANG – Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarok, mendesak Perumda Air Minum ...
UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...
KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...