Sabtu
10 Oktober 2026 | 5 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Probolinggo Buka Operasi Pasar, Atasi Kenaikan Harga Beras Medium

IMG-20230206-WA0043_copy_791x453

KABUPATEN PROBOLINGGO – Lonjakan harga beras khususnya medium membuat Pemkab Probolinggo ambil sikap. Melibatkan Bulog, operasi pasar murah digelar pada Senin (6/2/2023).

Operasi pasar murah beras medium ini dengan total 100 ton beras, yang diperuntukkan di 24 kecamatan se-kabupaten. Dimana harganya sebesar Rp 9.450 per kilogram sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko membuka secara langsung seremonial yang dilangsungkan di komplek gudang Bulog, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran.

Dalam sambutannya, Wabup  Timbul Prihanjoko mengatakan operasi pasar murah beras ini untuk menstabilkan harga.

“Juga mengembalikan inflasi termasuk meningkatkan daya beli masyarakat serta meringankan beban masyarakat,” jelas Wabup dari PDI Perjuangan ini.

Ia berharap dengan operasi pasar murah beras ini, bisa memudahkan masyarakat dalam membeli kebutuhan pokok. Sebab, beras merupakan kebutuhan utama karena bahan pokok konsumsi utama.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Probolinggo, Muhammad Ramadhan mensupport baik atas terselenggaranya operasi pasar murah beras medium ini. Dengan operasi pasar, tentunya harga beras khususnya jenis medium bisa terkontrol dan mudah di tingkat masyarakat.

“Saat ini stok beras di gudang Bulog mencapai 1100 ton. Stok ini terbilang cukup hingga musim panen raya pada akhir Maret 2023,” jelasnya.

Ia juga berharap agar operasi pasar murah beras medium ini bisa diterima masyarakat dan bisa menstabilkan harga beras yang saat ini sedang mengalami lonjakan harga.

Diketahui sejak 2 mingguan, harga beras di sejumlah daerah termasuk Kabupaten dan Kota Probolinggo mengalami lonjakan harga.

Harga beras medium, naik menjadi Rp 10 rb hingga Rp 11 rb per kilogram. Sedangkan beras premium harganya tembus Rp 12 ribu per kilogram.

Lonjakan harga beras disebabkan faktor cuaca sehingga sejumlah daerah gagal tanam dan membuat stoknya minim. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Empat Bulan Belum Dioperasi, Eri Cahyadi Pindahkan Pasien Kanker ke RSUD Soewandhie

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta percepatan penanganan medis terhadap Dian, warga penyandang ...
LEGISLATIF

Milton Dick Pimpin IPU hingga 2029, Puan Maharani Harap Peran Parlemen Dunia Menguat

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Milton Dick, yang terpilih sebagai Presiden ke-32 ...
KABAR CABANG

Gedung DPC PDIP Kabupaten Malang Dikembangkan Jadi Rumah Rakyat, Ini Fasilitasnya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang berencana mengembangkan kantor menjadi Rumah Rakyat dengan fasilitas rumah ...
LEGISLATIF

Krisis Air Petani Tumpang, Zulham Desak Tugu Tirta Bangun Embung atau Sumur Artetis

MALANG – Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarok, mendesak Perumda Air Minum ...
UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...
KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...