MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan kedekatan partai politik dengan rakyat tidak cukup dibangun melalui pertemuan atau komunikasi menjelang pemilu. Hubungan tersebut harus dirawat melalui kehadiran, kepedulian, dan kerja nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Pesan itu disampaikan Said saat kegiatan tali asih dengan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Jumat (9/10/2026). Sebanyak 1.000 paket sembako disalurkan secara bertahap di wilayah Kabupaten Malang.
“Tali asih ini menjadi salah satu cara kami senantiasa hadir bersama masyarakat. Kami tidak ingin kehadiran partai hanya dirasakan lima tahun sekali, ketika pemilu berlangsung. Hubungan dengan rakyat harus terus dijaga, sebab amanah yang diberikan kepada kami tidak berhenti setelah pemilihan selesai,” kata Said.
Ketua Badan Anggaran DPR RI itu menyadari bantuan sembako tidak bisa menyelesaikan seluruh persoalan masyarakat. Tantangan warga, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga tekanan ekonomi, membutuhkan penanganan yang lebih luas melalui kebijakan publik.
Namun, menurutnya, keterbatasan bukan alasan untuk tidak mengambil bagian dalam meringankan beban masyarakat. Kepedulian dapat dimulai dari langkah sederhana, selama dijalankan dengan ketulusan dan semangat gotong royong.

“Kami menyadari tidak semua persoalan rakyat bisa diselesaikan melalui bantuan seperti ini. Tetapi, ketika ada yang bisa kami lakukan untuk meringankan beban masyarakat, kami ingin mengambil bagian. Ada beras, ada minyak goreng, dan ada semangat gotong royong yang kami persembahkan bersama,” ujarnya.
Bagi Said, kegiatan sosial juga menjadi pengingat bagi kader Banteng yang mengemban amanah sebagai wakil rakyat, baik di DPR RI maupun DPRD di Jawa Timur.
Kedekatan dengan masyarakat harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap kebutuhan mendesak sekaligus perjuangan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan dalam jangka panjang.
Karena itu, kegiatan berbagi tidak boleh menggantikan fungsi politik dan legislasi. Aspirasi warga tetap harus diperjuangkan melalui pembahasan kebijakan, penganggaran, dan pengawasan agar program pemerintah menjawab kebutuhan masyarakat.
Said mengatakan, kegiatan tali asih direncanakan berlangsung secara bertahap di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Upaya tersebut diharapkan menjaga komunikasi partai dengan masyarakat sekaligus mengingatkan para kader agar konsisten menjalankan amanah rakyat.

“Insya Allah, kami akan berkeliling ke kabupaten dan kota di Jawa Timur. Kami ingin terus menyampaikan tali asih sekaligus menjaga komunikasi dengan masyarakat. Bagi kami, wakil rakyat harus selalu ingat bahwa ada amanah yang dititipkan oleh warga dan amanah itu harus dijaga melalui kerja nyata,” tuturnya.
Dari total 1.000 paket sembako yang disiapkan untuk Kabupaten Malang, sebanyak 350 paket disalurkan pada tahap pertama kepada masyarakat di sekitar Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang.
Penerima bantuan berasal dari berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pengemudi transportasi daring, ibu rumah tangga, penyandang disabilitas, hingga lanjut usia (lansia).
Penyaluran berikutnya direncanakan menyasar jajaran pengurus PDI Perjuangan Kabupaten Malang serta masyarakat di sejumlah wilayah kabupaten tersebut.
Melalui penyaluran bertahap, bantuan diharapkan menjangkau lebih banyak warga. Said menekankan, kepedulian sosial perlu berjalan beriringan dengan perjuangan kebijakan agar hubungan partai dan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus terjaga melalui kerja yang berkelanjutan. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












