Senin
01 Juni 2026 | 6 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Saat MEA Diterapkan, Jangan Jadi Penonton di Kota Sendiri

pdip jatim - risma kain batik

pdip jatim - risma kain batikSURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini mengingatkan warga Surabaya agar tidak lagi terjajah dengan diterapkannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada Desember 2015. Hal ini disampaikan Risma saat menjadi inspektur upacara di upacara HUT ke-70 Kemerdekaan RI di Taman Surya, Senin (17/8/2016).

Menurut Risma, dengan adanya MEA itu, warga/perusahaan dari negara ASEAN akan leluasa masuk Surabaya sehingga persaingan ekonomi akan terbuka lebar. Risikonya hanya ada dua, menjadi pemenang atau penonton.

“MEA perlu disikapi serius. Sebab, bila kalah bersaing dalam MEA, risikonya sama dengan seperti kembali terjajah. Karena itu, kita tidak boleh jadi penonton di kota sendiri,” tandas Risma

Peringatan HUT Kemerdekaan ke-70, sebut Risma, hendaknya menjadi momentum bagi warga Surabaya untuk menyiapkan diri agar menjadi pemenang di kota sendiri. Caranya, melalui kerja keras dengan keihklasan seperti yang ditunjukkan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan dulu.

Dia mengatakan, Pemkot Surabaya telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan warga Kota Pahlawan siap menghadapi persaingan dengan warga negara lain yang akan masuk ke Indonesia, termasuk ke Surabaya dalam koridor persaingan ekonomi.

Di antaranya menjamin anak-anak Surabaya mendapatkan pendidikan. “Bahkan, selama tiga tahun terakhir, jumlah anak-anak berprestasi di Surabaya semakin meningkat,” ungkap perempuan yang kembali mencalonkan diri sebagai wali kota dalam Pilkada Surabaya 2015 berpasangan dengan bakal cawawali Whisnu Sakti Buana.

Pemkot Surabaya, tambah Risma, juga telah memiliki Rumah Bahasa di Balai Pemuda yang menjadi tempat warga dari segala profesi untuk belajar bahasa asing secara gratis. Termasuk juga menggelar sertifikasi pekerja.

“Pemkot juga membangun beberapa infrastruktur berupa jalan-jalan baru demi meningkatkan investasi masuk ke Surabaya yang berarti menyediakan lapangan kerja baru,” jelasnya.

Peringatan HUT RI bertema “Ayo Kerja” tersebut dihadiri jajaran DPRD Surabaya, veteran pejuang, dan juga tokoh masyarakat. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Pancasila dan Jalan Pulang Bangsa Indonesia

Oleh Nur Hakim SETIAP 1 Juni, kita ramai-ramai merayakan Hari Lahir Pancasila. Trending di media sosial, upacara ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC Se-Tuban, Didik Prasetiyono Ingatkan Tekad Menang Pemilu untuk Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

TUBAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur resmi melantik 206 Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 20 ...
KABAR CABANG

Peringati BBK, DPC PDIP Jember Pilih Bersihkan Sungai dan Gelar 1 Juta Selawat

DPC PDI Perjuangan Jember memperingati Bulan Bung Karno dengan aksi bersih sungai dan gerakan 1 Juta Selawat untuk ...
KABAR CABANG

Deni Wicaksono Ingatkan Kader Hadapi Pertarungan Politik Digital 2029

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengingatkan kader menghadapi pertarungan politik digital ...
KRONIK

DPD PDIP Jatim Perkuat Ideologi, Kaderisasi Masif Segera Digelar di Seluruh Jawa Timur

PONOROGO – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan segera melaksanakan program kaderisasi secara masif bagi seluruh ...
KABAR CABANG

PAC Se-Sidoarjo Tanam Bibit Sukun di 18 Kecamatan, Sambut Harlah Pancasila dan Bulan Bung Karno

SIDOARJO – Kader-kader PAC di berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo menggelar aksi tanam bibit pohon sukun di ...