NGAWI – Segala persiapan menyambut Pemilihan Umum tahun 2024 mulai dilakukan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Salah satunya tahapan sosialisasi penjaringan bakal calon legislatif (bacaleg).
Bertempat di lantai dua Kantor DPC Ngawi, Jalan Kartini, pengurus PAC, anggota fraksi menyimak dengan seksama paparan sosialisasi penjaringan bacaleg Pemilu 2024, pada Kamis (15/9/2022).
Hadir dalam kegiatan itu; Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko; Wakabid Kehormatan DPD Jatim, Ir Budi Sulistyono Kanang; Anggota Fraksi DPRD Jatim, Deni Wicaksono dan Anggota DPRD Jatim, Diana Amaliyah Verawatiningsih.
Selain sosialisasi penjaringan bacaleg pada pemilu mendatang, pada acara tersebut juga digelar tasyakuran gedung kantor DPC Ngawi yang beberapa waktu lalu diresmikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Prof Dr Hj Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko saat dikonfirmasi awak media menyampaikan, tahapan awal sebelum penjaringan bacaleg perlu dilakukan sosialisasi. Hal itu sebagaimana Peraturan Partai Nomor 25 A tahun 2018.

“Jenjang pertama untuk kegiatan rekrutmen pendaftaran calon DPRD adalah sosialisasi kepada jajaran pengurus,” kata Mas Antok sapaan akrabnya.
Mas Antok mengatakan, sosialisasi terkait hal itu penting untuk disampaikan kepada jajaran pengurus partai. Hal itu bertujuan agar para pengurus partai memahami dengan benar seluruh mekanisme pendaftaran calon legislatif.
“Karena alur pendaftaran kita tarik dari bawah, bisa langsung ke DPC atau usulan pengurus dari PR (Pengurus Ranting) di desa, dan PAC di Kecamatan. Ini semata-mata dalam rangka PDI Perjuangan mempersiapkan pemilu 2024 mendatang,” katanya.
Pendaftaran bacaleg tidak hanya bagi para kader saja. Mas Antok menyampaikan, masyarakat umum juga berpeluang bisa nyaleg lewat PDI Perjuangan asalkan memenuhi persyaratan yang ditentukan partai.
“Pendaftaran juga untuk masyarakat umum. Dengan syarat sesuai peraturan partai. Yang pasti harus ber-KTA PDI Perjuangan. Kita buka untuk umum, jadi siapapun yang menyatakan kesediaannya untuk menjadi anggota PDI Perjuangan, ya kita izinkan mendaftar sebagai caleg,” kata Mas Antok.

Pendaftaran bacaleg melalui PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi dibuka mulai tanggal 15 sampai dengan 30 September tahun 2022. Mas Antok berharap, pada gelombang pertama pendaftaran bacaleg dapat terpenuhi secara maksimal.
“Apabila nanti melebihi pendaftaran melebihi daripada kuota, akan kita laksanakan seleksi bacaleg. Sehingga nanti akan muncul caleg yang benar-benar potensial, untuk bersama-sama memenangkan pemilu 2024,” ucap Mas Antok.
Di samping itu, untuk pendaftaran bacaleg juga tetap memegang teguh peraturan terkait keterwakilan perempuan. Mas Antok memastikan, dalam setiap dapil minimal 30 persen diisi caleg perempuan.
“Komposisinya 70 persen maksimal caleg laki-laki, dan 30 persen caleg perempuan,” papar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko terkait pendaftaran bakal calon legislatif pemilu 2024. (mmf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










