Kamis
10 September 2026 | 11 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kasus Meninggalnya Santri Gontor, Menteri PPPA Turun Tangan

PDIP-Jatim-Bintang-Puspayoga-13092022

PONOROGO – Kasus meninggalnya santri di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo yang terjadi beberapa waktu lalu, masih menyita perhatian publik secara luas. Bagaimana tidak, kasus yang menyeret nama pondok terbesar di Indonesia itu memantik perhatian Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, untuk langsung turun tangan.

Bintang Puspayoga beserta anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania,Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dan Kementerian Agama mengunjungi PMDG dan Mapolres Ponorogo bersama Kapolda Jawa Timur, Nico Afinta, untuk mengecek penanganan perkara kematian santri, Senin (12/9/2022).

Dari hasil koordinasi dengan PMDG dan sejumlah pihak terkait, Bintang Puspayoga mengatakan, PMDG secara terbuka menerima masukan dan berkomitmen untuk memberikan perlindungan yang baik kepada anak (santri) dan stop kekerasan terhadap anak.

“Kami (Kementerian PPPA) sudah punya SOP (standar operasional prosedur) bagaimana satuan pendidikan, baik itu baik pendidikan di sekolah, pesantren, maupun madrasah, untuk mewujudkan satuan pendidikan yang ramah anak,” terang Bintang Puspayoga di hadapan awak media.

Apalagi, PMDG yang notabene merupakan sekolah berbasis agama seharusnya bisa menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak, agar di kemudian hari kejadian tersebut tidak terulang lagi. Karena itu, Bintang Puspayoga mengharapkan di setiap lembaga pendidikan agar mematuhi aspek pemenuhan hak dan perlindungan khusus terhadap anak tanpa adanya kekerasan.

“Harapan kami SOP ini bisa diikuti,” lanjutnya.

Kementerian PPPA juga mendorong pembuatan mekanisme edukasi dan pencegahan supaya hal tersebut tidak terjadi kembali, khususnya di lembaga pendidikan.

“Ada mekanismenya ketika misal terjadi sesuatu harus lapor ke mana dulu,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kapolda Jatim, Nico Afinta, menambahkan, tim satgas perlindungan perempuan dan anak dibentuk yang terdiri atas dinas sosial, kementerian agama, Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (TP2TP2A) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Di dalam pembentukan badan ini, kami mengedepankan kemudahan di dalam memberikan informasi dengan memberika nomor hotline. Sehingga siapapun yang menjadi korban bisa segera melapor untuk ditindaklanjuti,” ujar Nico.

Seperti yang diketahui, kasus tewasnya seorang santri di Pondok Modern Darussalam Gontor, menjadi sorotan publik sampai belakangan ini. Santri asal Palembang itu tewas dianiaya oleh seniornya pada 22 Agustus lalu gara-gara menghilangkan perlengkapan kemah.

Yang lebih menghebohkan lagi, kematian korban seolah-olah ditutupi oleh pondok dengan memalsukan surat kematian korban dengan keterangan meninggal lantaran sakit/penyakit tidak menular. Hingga berita ini ditulis, polisi masih terus melakukan penyidikan dan telah menetapkan dua tersangka yang satu di antaranya masih di bawah umur. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Puan Desak Pencarian Lima Jurnalis di Selat Sunda Dimaksimalkan, Keluarga Jangan Diabaikan

Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda sekaligus ...
LEGISLATIF

Agar Obat Bahan Alam Masuk JKN, Indriani Dorong Ekosistem Inovasi Jatim Diperkuat

SURABAYA – Agar obat bahan alam hasil riset Jawa Timur memiliki peluang masuk dalam sistem pelayanan kesehatan yang ...
KRONIK

Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Mitigasi Hadapi Sesar Surabaya dan Sesar Waru-Juanda

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memperkuat sistem mitigasi bencana menyusul fakta bahwa wilayah Kota ...
KABAR CABANG

Tak Menunggu Diminta, PDIP Trenggalek Kirim Air Bersih ke Pelosok Panggul-Munjungan

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus bergerak menembus pelosok desa untuk membantu warga yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Dorong Digital Dashboard Jadi Dasar Kebijakan Transportasi

Fraksi PDIP Jatim mendorong Digital Dashboard diperkuat sebagai instrumen memantau transportasi, mengolah data, dan ...
KRONIK

Anas Karno Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Layani IKD di Pemukiman Warga

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ...