Minggu
28 Juni 2026 | 12 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka Banyuwangi Antique Exhibition, Wabup Sugirah Ajak Masyarakat Lestarikan Benda Bersejarah

PDIP-Jatim-Wabup-Sugirah-10092022

BANYUWANGI – Wakil Bupati Banyuwangi, H. Sugirah, membuka acara pameran barang antik dan benda bersejarah yang bertajuk Banyuwangi Antique Exhibition yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banyuwangi, Jumat (9/9/2022).

Acara yang bertempat di halaman Pendopo Kabupaten Banyuwangi tersebut, memamerkan berbagai barang antik dan benda bersejarah, seperti keris, guci hingga manik-manik berusia ratusan tahun.

“Acara Banyuwangi Antique Exhibition yang perdana digelar ini menjadi sarana untuk melestarikan sekaligus memperkenalkan benda-benda bersejarah, yang salah satu tujuannya sebagai sarana belajar masyarakat agar tidak lupa pada sejarah dan budayanya,” ujar Wabup Sugirah saat membuka acara Banyuwangi Antique Exhibition.

Politisi senior PDI Perjuangan itu mengatakan, selain memamerkan benda bersejarah, kegiatan tersebut juga akan diisi dengan saraseahan sejarah dan budaya, sehingga masyarakat yang hadir tidak hanya melihat benda-benda bersejarah, tetapi juga bisa memahami asal usul dan perjalanan sejarahnya.

“Tujuan pameran ini bukan hanya untuk mengenalkan benda-benda bersejarah, khususnya peninggalan kerajaan Blambangan, tetapi kita juga berupaya menyosialisasikan dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang sejarah dari benda-benda tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, orang nomor dua di Kabupaten Banyuwangi itu menjelaskan, benda bersejarah adalah warisan leluruh yang menjadi saksi bisu perjalanan suatu peristiwa. Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam melestarikan benda-benda bersejarah dibutuhkan, agar tidak lenyap digerus zaman.

“Benda-benda peninggalan masa lalu ini adalah bukti perjalanan sejarah bangsa, hingga membawa kita pada hari ini. Jadi, sudah selayaknya kita sebagai generasi penerus wajib untuk melestarikannya. Kalau Bung Karno bilang itu Jas Merah, jangan sekali sekali melupakan atau meninggalkan sejarah. Dan benda-benda ini adalah bukti sejarah yang jangan sampai kita lupakan,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Kicau Mania: Ketika Kicauan Burung Menjadi Simbol Maskulinitas Mas-Mas Jawa

Oleh Yusril Ihza Fauzul Adhim* BELAKANGAN ini lagu Kicau Mania, yang dibawakan Ndarboy Genk dan Banditoz Yaow 86, ...
KOLOM

Bulan Bung Karno: Jangan Biarkan Menjadi Sekadar Seremoni

Oleh Nasrullah SETIAP bulan Juni, keluarga besar PDI Perjuangan memperingati Bulan Bung Karno. Rangkaian kegiatan ...
KABAR CABANG

Pemkot Madiun Apresiasi Turnamen Catur PDIP, Dinilai Gerakkan UMKM dan Lahirkan Atlet Berprestasi

Pemkot Madiun mengapresiasi Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun karena dinilai mampu ...
KABAR CABANG

Tebar 15 Ribu Benih Ikan Nila di Waduk Bendo, PDIP Ponorogo Dorong Pelestarian Ekosistem dan Ketahanan Pangan

PONOROGO – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Ponorogo menggelar kegiatan penebaran 15 ...
KRONIK

Peternak Ayam Petelur Tertekan, Sonny Dorong Kementan Lakukan Langkah-Langkah Bantuan

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) untuk ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Batu Gelar Turnamen Catur, Tanamkan Pola Pikir Strategis ala Bung Karno

DPC PDI Perjuangan Kota Batu menggelar Turnamen Catur Piala Bung Karno 2026 sebagai upaya membumikan nilai ...