Selasa
11 Agustus 2026 | 7 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Evaluasi Layanan Haji 2026, Hj. Ansari Soroti Fasilitas Hotel dan Transportasi

PDIP-Jatim Hj. Ansari 13062026

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, memberikan sejumlah catatan kritis terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Evaluasi ini didasarkan pada pengalaman langsungnya menjadi jemaah haji reguler di Kloter SUB-74 Embarkasi Surabaya. ​Salah satu poin krusial yang ia soroti adalah fasilitas hotel di Madinah dan Makkah.

Menurut dia, realitas di lapangan sangat kontras dengan narasi peningkatan kualitas akomodasi yang kerap digaungkan pemerintah.

​”Dalam berbagai kesempatan, pemerintah menyampaikan adanya peningkatan kualitas layanan akomodasi bagi jemaah haji Indonesia. Namun, berdasarkan pengalaman langsung saya sebagai jemaah reguler, fasilitas hotel yang saya tempati masih tergolong standar dan butuh banyak evaluasi,” ujar Ansari di Pamekasan, pada Jumat (12/6/2026).

​Saat berada di Makkah, Ansari menempati Hotel Al-Ahbab Nomor 412 bersama jemaah Kloter SUB-74 lainnya. Di sana, ia menemukan sejumlah persoalan mendasar yang mengganggu kenyamanan jemaah.

– ​Kapasitas lift: jumlah dan daya tampung lift sangat terbatas, memicu antrean panjang saat jam-jam salat.

– ​Ukuran kamar: tata ruang kamar relatif sempit untuk menampung jumlah jemaah dalam satu ruangan.

– ​Fasilitas dasar: beberapa kebutuhan dasar jemaah belum tersedia secara optimal.

​Selain masalah penginapan, Ansari juga menyoroti pelayanan selama puncak fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Ia mengapresiasi pemenuhan logistik konsumsi serta fasilitas tenda yang dinilai sudah memadai.

Namun, ia menyayangkan karut-marutnya sistem transportasi yang memicu banyak keluhan dari jemaah.

​Beberapa kendala transportasi yang krusial, di antaranya, kKeterbatasan armada bus saat mobilisasi jemaah menuju Arafah, minimnya armada skema murur (melintas) dari Muzdalifah menuju Mina, dan kelangkaan transportasi bagi jemaah yang hendak kembali ke hotel setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Mina.

​Ansari menegaskan, kritik dan catatan ini dilemparkan bukan untuk mencari-cari kesalahan pemerintah selaku penyelenggara. Sebaliknya, hal ini menjadi modal penting untuk perbaikan total di masa depan.

​”Tujuan dari evaluasi ini adalah memberikan masukan konstruktif agar pelayanan kepada jemaah haji Indonesia terus mengalami perbaikan dari waktu ke waktu,” tegas politisi PDI Perjuangan asal Madura itu.

​Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan keagamaan, ia mendesak seluruh pemangku kepentingan (khususnya Kementerian Agama) untuk menjadikan pengalaman riil jemaah di lapangan ini sebagai cetak biru (blueprint) perbaikan penyelenggaraan haji pada tahun-tahun berikutnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...