Jumat
01 Mei 2026 | 6 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jenguk Korban Waterpark, Eri: Pengelola Tanggung Jawab Biayai Pengobatan Sampai Sembuh Total

pdip-jatim-220508-kenpark-ec-3

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjenguk para korban insiden ambruknya perosotan Waterpark di kompleks wisata Kenpark Kenjeran yang mengakibatkan 16 korban luka, di RSUD Dr Soetomo dan RSUD Dr Soewandhi pada Sabtu (7/5/2022) malam.

Saat mendatangi RSUD Dr Soetomo, Eri Cahyadi mengatakan, 3 korban masih dirawat di ruang IGD, dan 4 korban lainnya sudah masuk ruang rawat inap. Sementara yang seorang korban dalam persiapan pulang, karena hanya mengalami luka ringan.

Baca juga: Perosotan Kenpark Ambrol, Ghoni: Pengelola Bertanggung Jawab Secara Keseluruhan

Sedangkan di RSUD Soewandhi, 8 korban mendapatkan perawatan, 3 korban di antaranya menjalani rawat inap karena mengalami patah tulang. Sedangkan seorang di antaranya juga menjalani rawat inap, karena mengeluh pusing, meski saat di-scan tidak ada apa-apa.

“Rawat inap untuk observasi. Saya sampaikan kepada dokter supaya melakukan penanganan secara maksimal, supaya para korban ini sembuh dan normal kembali. Tidak usah memikirkan biaya,” kata Eri Cahyadi.

Dia menegaskan, pengelola wisata Waterpark harus bertanggung jawab terhadap korban insiden tersebut. Yakni menanggung biaya pengobatan terhadap para korban sampai sembuh total.

“Jadi tidak hanya operasinya saja, tapi juga kontrol atau kalau perlu terapi ditanggung manajemen,” ujarnya.

Menurut Eri, pihak manajemen mau bertanggung jawab dengan menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan terhadap korban.

Eri menambahkan, Pemkot Surabaya akan membantu mengantarkan korban ketika kontrol ke rumah sakit dengan menggunakan mobil ambulans dari Puskesmas atau Dinas Kesehatan. “Intinya korban jangan mengeluarkan biaya apapun,” imbuh dia.

Pemkot Surabaya melalui DP5A juga akan melakukan pendampingan terkait trauma yang dialami korban akibat insiden tersebut.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan pengelola tempat wisata, terutama yang menyediakan wahana permainan, untuk selalu memperhatikan keamanan. Harus dilakukan perawatan wahana secara berkala, dan memperhatikan umur ekonomisnya.

“Semoga ini kejadian terakhir di Surabaya. Dan ini menjadi warning betul bagi pengelola wisata,” tandas Eri. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Berhemat Anggaran Daerah, Siap Tiadakan Pokir dan Batasi Seremonial

MAGETAN – DPRD Magetan menegaskan komitmennya untuk memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ...
ROMANTIKA

Orde Baru Mengganti Hari Buruh dengan Hari Pekerja

SEJARAH perayaan Hari Buruh (May Day) di Indonesia mengalami pasang surut seiring dengan dinamika politik dan ...
LEGISLATIF

Paripurna LKPj 2025, Hosnan PDIP Tekankan Pentingnya Pemerataan dan Peningkatan Layanan

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar rapat paripurna penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap ...
LEGISLATIF

Indah Kurnia Dorong Gaya Hidup Sehat, Ingatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular

Indah Kurnia dorong gaya hidup sehat dan ingatkan bahaya penyakit tidak menular melalui edukasi Germas dan kontrol ...
KRONIK

PDIP Turun ke Buruh Rokok Malang, Deni Tegaskan Partai Harus di Barisan Terdepan Bela Pekerja

PDIP turun langsung ke buruh rokok Malang jelang May Day 2026. Deni Wicaksono tegaskan partai di barisan terdepan ...
KRONIK

KBS Berhasil Kembangbiakkan Komodo, Eri Cahyadi: Bisa Menaikkan Animo Masyarakat

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Kebun Binatang Surabaya (KBS) ...