Senin
28 September 2026 | 12 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jenguk Korban Waterpark, Eri: Pengelola Tanggung Jawab Biayai Pengobatan Sampai Sembuh Total

pdip-jatim-220508-kenpark-ec-3

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjenguk para korban insiden ambruknya perosotan Waterpark di kompleks wisata Kenpark Kenjeran yang mengakibatkan 16 korban luka, di RSUD Dr Soetomo dan RSUD Dr Soewandhi pada Sabtu (7/5/2022) malam.

Saat mendatangi RSUD Dr Soetomo, Eri Cahyadi mengatakan, 3 korban masih dirawat di ruang IGD, dan 4 korban lainnya sudah masuk ruang rawat inap. Sementara yang seorang korban dalam persiapan pulang, karena hanya mengalami luka ringan.

Baca juga: Perosotan Kenpark Ambrol, Ghoni: Pengelola Bertanggung Jawab Secara Keseluruhan

Sedangkan di RSUD Soewandhi, 8 korban mendapatkan perawatan, 3 korban di antaranya menjalani rawat inap karena mengalami patah tulang. Sedangkan seorang di antaranya juga menjalani rawat inap, karena mengeluh pusing, meski saat di-scan tidak ada apa-apa.

“Rawat inap untuk observasi. Saya sampaikan kepada dokter supaya melakukan penanganan secara maksimal, supaya para korban ini sembuh dan normal kembali. Tidak usah memikirkan biaya,” kata Eri Cahyadi.

Dia menegaskan, pengelola wisata Waterpark harus bertanggung jawab terhadap korban insiden tersebut. Yakni menanggung biaya pengobatan terhadap para korban sampai sembuh total.

“Jadi tidak hanya operasinya saja, tapi juga kontrol atau kalau perlu terapi ditanggung manajemen,” ujarnya.

Menurut Eri, pihak manajemen mau bertanggung jawab dengan menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan terhadap korban.

Eri menambahkan, Pemkot Surabaya akan membantu mengantarkan korban ketika kontrol ke rumah sakit dengan menggunakan mobil ambulans dari Puskesmas atau Dinas Kesehatan. “Intinya korban jangan mengeluarkan biaya apapun,” imbuh dia.

Pemkot Surabaya melalui DP5A juga akan melakukan pendampingan terkait trauma yang dialami korban akibat insiden tersebut.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan pengelola tempat wisata, terutama yang menyediakan wahana permainan, untuk selalu memperhatikan keamanan. Harus dilakukan perawatan wahana secara berkala, dan memperhatikan umur ekonomisnya.

“Semoga ini kejadian terakhir di Surabaya. Dan ini menjadi warning betul bagi pengelola wisata,” tandas Eri. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Luncurkan Bapenda Online 24 Jam, Permudah Layanan Pajak

BANYUWANGI – Mempermudah layanan administrasi perpajakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meluncurkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Tunjungan Romansa, Donasi Ilegal dan Eksploitasi Hewan Disorot

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan di kawasan Jalan Tunjungan atau Tunjungan ...
KRONIK

DPC Bojonegoro Berduka untuk Mas Guruh, Kirim Air Bersih ke 7 Desa Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Seluruh jajaran DPC PDI Perjuangan Bojonegoro berduka seiring berpulangnya, Guruh Irianto ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Desak Pemprov Perketat Perlindungan Data Warga untuk Cegah Pinjol Ilegal

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memperkuat sistem pelindungan data pribadi ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono: Aspirasi Anak Muda Harus Berujung Kebijakan, Bukan Berhenti di Forum

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menegaskan, persoalan yang disampaikan ...
KOLOM

Guruh Soekarnoputera: Seniman Besar, Marhaenis, dan Pejuang Partai

Oleh: Hasto Kristiyanto* INDONESIA kembali berduka. Pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB, di Rumah Sakit ...