Senin
19 Oktober 2026 | 11 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Silaturrahim dengan Dewan Pendidikan, Bupati Fauzi: Pendidikan Harus Bersih

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-13042022

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menggelar silaturrahim dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep di Mandiyoso Keraton Sumenep, Rabu (13/4/2022). Silaturrahim yang berlangsung santai tersebut membahas beberapa agenda dan persoalan krusial dunia pendidikan.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep, Mulyadi, mengatakan, silaturrahim tersebut merupakan agenda rutin tiga bulanan antara dewan pendidikan dan Bupati Sumenep. Menurutnya, dewan pendidikan perlu menyampaikan temuan-temuan perihal persoalan pendidikan di lapangan.

“Kita diskusi, sharing pendapat tentang dinamika pendidikan, terutama pentingnya big data dunia pendidikan,” ujarnya.

Mulyadi juga menjelaskan, revolusi digital harus diimbangi oleh terobosan dan kerja-kerja stakeholder pendidikan yang lebih kreatif, inovatif, dan adaptif.

“Kita juga sampaikan, stakeholder pendidikan, dari dinas sampai sekolah, harus memperhatikan narasi kemajuan hari ini. Jangan sampai ketinggalan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Fauzi menegaskan komitmennnya untuk memajukan pendidikan melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM). Ia menegaskan, dirinya akan terus mendorong insan pendidikan untuk lebih profesional.

“Dengan ‘Bismillah Melayani’, saya inginkan peningkatan SDM dalam hal profesionalisme. Saya ingin stakeholder pendidikan lebih modern, dari atas sampai bawah, dari dinas sampai sekolah,” ujar Bupati Sumenep.

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya perbaikan mental dalam dunia pendidikan. Ia mendorong semua pihak, terutama dewan pendidikan, untuk bersama-sama memperbaiki mental para pendidik.

“Saya juga tekankan, mental orang-orang di dunia pendidikan harus kuat. Harus bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Internal dinas pendidikan harus bersih dari KKN,” jelasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga berharap, dengan mental yang kuat dan bersih, tidak ada lagi pungli atau praktik transaksional dalam pengisian jabatan.

“Saya ingin internal dinas pendidikan harus bersih. Para pengambil kebijakan harus memberikan contoh bersih dulu, sebelum mendorong yang lain bersih,” terangnya.

Sistem pengawasan, lanjut Bupati Fauzi, juga harus optimal. Hal tersebut berkaitan dengan kinerja para kepala sekolah dan guru yang menjadi ujung tombak pendidikan. Karena itu, ke depan, ia berharap kerja sama dan sinergi dewan pendidikan dan dinas pendidikan mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...