Rabu
03 Juni 2026 | 9 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Banyuwangi Minta Pemkab Perbaiki Kualitas Pengerjaan Infrastruktur

pdip-jatim-220119-ficky

BANYUWANGI – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi menyinggung soal belum maksimalnya kualitas pembangunan proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi.

Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Ficky Septalinda, menyampaikan hal tersebut dalam rapat kerja dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan dan Dinas PU Binamarga Banyuwangi, Senin (4/4/2022).

Ficky, menjelaskan, selama ini DPRD Banyuwangi telah menerima banyak laporan kerusakan jalan dan infrastruktur lainnya di beberapa wilayah Banyuwangi. Padahal jalan dan infrastruktur tersebut merupakan fasiltas yang baru dibangun oleh pemkab.

“Kami ingin menyinkronkan hasil laporan di LKPJ (Bupati Banyuwangi) tentang pembangunan sarana infrastruktur, dengan kondisi di lapangan. Di mana kalau dilihat, memang di awal perencanaan bagus, direalisasi juga bagus, tapi kami belum puas dengan outputnya,” jelas Ficky.

“Masih banyak laporan kepada kami, bahwa kualitas hasil pembangunan infrastrukturnya belum maksimal, bahkan di beberapa wilayah ada yang baru di bangun langsung rusak,” imbuhnya.

Sekeraris DPC PDI Perjuangan Banyuwangi itu mengaku, pihaknya telah menampung sekian banyak laporan dari berbagai elemen masyarakat, soal banyaknya kerusakan infrastruktur. Sebab itu, pihaknya ingin meminta klarifikasi kepada pemkab melalui dinas terkait, untuk menjelaskan perihal kondisi tersebut.

Dari beberapa laporan dan temuan langsung di lapangan, umur pembangunan infrastruktur yang dibangun pemkab selama ini, hanya mampu bertahan tiga tahun atau paling bagus lima tahun saja.

“Kami ingin tahun ini pelaksanaan pembangunan Infrastruktur lebih mengutamakan kualitas. Sebab dari berbagai laporan dan hasil temuan kita langsung, memang kualitas dari hasil pembangunan belum sesuai standar. Ini tentunya menjadi catatan untuk pemkab agar lebih selektif memilih rekanan. Jangan sampai rekanan yang ditunjuk hanya asal-asalan mengerjakan, tapi tidak mengedepankan kualitas,” terangnya.

Ficky juga mengingatkan, jika target waktu yang diberikan untuk menggerjakan proyek infrastruktur mepet, dirinya meminta kegiatan tersebut tidak dikerjakan, dan dikonsultasikan terlebih dahulu perihal waktu ideal untuk membangun infrastruktur kokoh. Menurutnya dalam pengerjaan infrastruktur butuh proses dan waktu untuk memperoleh kualitas yang bagus.

“Kami meminta tahun ini harus dievaluasi. Betul-betul harus diperbaiki, terutama kualitas dan umur manfaatnya. Terlebih, kalau persoalannya di waktu deadline yang mepet dan cuaca yang tidak pas untuk membangun, silahkan nanti diskusikan dulu. Karena untuk menghasilkan kualitas bangunan infrastruktur yang baik, memang perlu waktu yang ideal dan proses pengerjaan yang baik dan teliti,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...