Kamis
17 September 2026 | 1 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Omicron, Abah Gatot Ingatkan Ini pada Masyarakat

PDIP-Jatim-Gatot-08022022

MOJOKERTO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, H. Gatot Supriyadi, mengingatkan masyarakat untuk tidak meremehkan varian Omicron yang terus mengalami peningkatan di beberapa daerah, seperti Jabodetabek, Bali, DIY dan Bandung raya, yang telah resmi ditetapkan oleh pemerintah untuk menjalankan PPKM Level 3.

Ajakan ini diungkapkan pada momentum reses tahap I yang dilakukan di lingkungan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Senin (7/2/2021).

“Masyarakat sudah harus mulai kembali menjalankan prokes di setiap kegiatannya. Jangan remehkan varian baru ini,” ajak Abah Gatot, sapaan akrabnya.

Politisi yang dikenal aktif melakukan dialog dengan RT dan RW di wilayah Kota Mojokerto itu mengingatkan, varian baru Covid-19 itu merupakan satu penyakit yang erat kaitannya dengan perilaku masyarakat. Jika perilaku masyarakat menurun dan abai pada protokol kesehatan, akan mempercepat penyebarannya.

“Semuanya bergantung pada masyarakat. Kalau masyarakat abai, pasti penyebarannya akan cepat. Itu yang harus diingat,” pungkasnya.

Anggota komisi C DPRD Jatim itu menegaskan, varian Omicron itu memang terkesan lemah jika menular pada orang yang sudah memiliki imunitas, baik karena sudah divaksin atau sudah terinfeksi kemudian sudah divaksin. Maka itu, dia mengimbau agar masyarakat tidak menganggap remeh varian Omicron.

“Supaya Jawa Timur, khususnya Kota Mojokerto, tetap aman dari sebaran ini, maka kita harus gotong royong, kita kerja bersama untuk menjaga wilayah kita dari sebaran Omicron ini,” terangnya.

Langkah untuk mencegahnya, lanjut Abah Gatot, adalah dengan merangkul perangkat RT dan RW di wilayah Kota Mojokerto untuk bekerja sama dalam menjaga wilayahnya masing-masing.

“Karena saya sudah sering kumpul-kumpul dengan perangkat RT/RW, maka sekalian saya ajak agar turut menjaga wilayahnya agar varian tersebut tidak masuk ke wilayah Mojokerto, khususnya Kota Mojokerto,” jelasnya.

Untuk diketahui, dari data yang diperoleh unit media DPD Jatim, ahli epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Iwan Ariawan, mengatakan bahwa vaksin sangat berpengaruh dalam mengurangi risiko terjadinya Covid-19 gejala berat dan meninggal, apalagi pada lansia dan orang dengan komorbid. Iwan melihat kepatuhan protokol kesehatan dan kepatuhan penggunaan aplikasi PeduliLindungi saat ini menurun di masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut, anggota DPRD Kota Mojokerto, Febriana Meldyawati, Lurah Kranggan, RT dan RW se-Kelurahan Kranggan. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh Pimpin PA GMNI Kabupaten Malang, Komitmen Kawal Nasib Kaum Marhaen  

MALANG – Tantri Bararoh resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional ...
KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...