Jumat
28 Agustus 2026 | 4 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Plt Bupati Probolinggo  Resmikan Rehabilitasi 27 RTLH

IMG-20220202-WA0010_copy_960x541

KABUPATEN PROBOLINGGO – Melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Pemkab Probolinggo meresmikan program rehabilitasi 27 unit rumah tidak layak huni (RTLH). Peresmian yang dihadiri Plt Bupati Timbul Prihanjoko itu, merupakan upaya pengurangan kemiskinan ekstrem.

Peresmian RTLH pada Rabu, (2/2/2022) berlokasi di kediaman Alimuddin Dusun Krajan Desa Brani Wetan Kecamatan Maron. Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzamil ditemani sejumlah OPD juga turut hadir.

Tak hanya RTLH, Pemkab Probolinggo juga memberikan santunan sembako kepada 30 orang kaum dhuafa fakir dan miskin, santunan insidental bagi 12 orang kaum dhuafa fakir dan miskin masing-masing sebesar Rp 300.000, santuan kepada 7 orang anak yatim piatu dan 7 orang santri serta santunan bagi 2 orang marbot masjid yang ada di wilayah Kecamatan Maron.

Plt Bupati Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko mengatakan, program RTLH yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten Probolinggo pada daerah kemiskinan ekstrem di 25 desa pada 5 kecamatan ini tentunya sangat membantu dalam rangka untuk meringankan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Pemerintah Kabupaten Probolinggo sangat terbantu sekali dengan program RTLH Baznas . Harapannya program ini bisa terus dilaksanakan sehingga masyarakat yang membutuhkan bantuan bisa tercover semuanya,” jelas Kader PDI Perjuangan ini.

Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo itu berharap, Baznas bisa terus berkarya dan bagaimana programnya bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Sebab bukan hanya masalah RTLH saja, tetapi juga dunia pendidikan dan masyarakat kurang mampu bisa dibantu oleh Baznas Kabupaten Probolinggo.

“Program RTLH ini dananya berasal dari zakat ASN yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Probolinggo. Tetapi saya juga mengimbau kepada umat Islam agar menunaikan kewajiban zakatnya. Sebagian hartanya harus dikeluarkan untuk diberikan kepada orang yang tidak mampu,” ulasnya.

Selain itu, program RTLH masing-masing sebesar Rp 15 juta ini juga sesuai dengan arahan dari Gubernur Jawa Timur dan Baznas Provinsi Jawa Timur supaya dibantu bagaimana untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di 25 desa di 5 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serap Aspirasi di Kradenan, Evi Dwitasari: Pokir DPRD Harus Berorientasi Kepentingan Umum

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Evi Dwitasari, menyerap aspirasi masyarakat ...
KRONIK

Perusakan ODCB Gumuk Lumpang Dilaporkan ke Polisi, DPRD Soroti Sikap Dinas

JEMBER – Pegiat budaya, Setio Hadi, melaporkan dugaan perusakan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Gumuk Lumpang di ...
LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Novita Hardini Dapat Curhatan Nasib UMKM

NGAWI – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini bertemu dengan para pelaku UMKM dan digital ...
SEMENTARA ITU...

Peringati 99 Tahun Harlah, Warga Pencak Organisasi Lumajang Gelar Tabur Bunga di TMP

LUMAJANG – Memperingati lahirnya Pencak Organisasi (PO) yang ke-99 tahun, warga PO Kabupaten Lumajang menggelar ...
LEGISLATIF

Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat, Tapi Harus Ikuti Mekanisme

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk menerima ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Percepat Konsolidasi Organisasi dan Pasang Target 12 Kursi di 2029

MALANG – DPC PDI Perjuangan Kota Malang mempercepat konsolidasi organisasi dengan menuntaskan struktur kepengurusan ...