Kamis
23 Juli 2026 | 5 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pembicara Simposium Kebangsaan, Darul Tegaskan Peran Penting Pancasila di Tengah Pandemi

PDIP-Jatim-Darul-HF-03102021

SUMENEP – Wakabid Ideologi dan Kaderisasi PDI Perjuangan Sumenep, Darul Hasyim Fath, menegaskan pentingnya berpegang teguh dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam semangat gotong royong dalam mencegah pandemi Covid-19.

Hal itu dia sampaikan ketika menjadi pembicara dalam Simposium Kebangsaan “Eksistensi Pancasila & Konstitusi dalam Fenomena Pandemi” di Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura, Minggu (3/10/2021). Simposium yang diselenggarakan oleh DPM Uniba ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Madura.

“Pandemi tidak hanya menguji rajutan kebersamaan kita. Pandemi ini juga memastikan, sejauh mana kita menerima dan mengamalkan Pancasila yang digali dari nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia,” ujar Darul.

Ketua Komisi I DPRD Sumenep juga mengingatkan, dengan Pancasila sebagai dasar negara, hendaknya menjadi panduan kita dalam berbangsa dan bernegara. Karena itu, jelasnya, dalam menghadapi pandemi, Pancasila akan memandu kita untuk selalu bergotong royong dan peduli pada sesama.

“Dengan begitu, maka kita akan senantiasa untuk berbagi dengan saudara kita yang terdampak secara ekonomi karena pandemi. Kita akan senantiasa mengulurkan tangan untuk saudara-saudara kita yang lagi kesusahan di tengah pandemi,” terangnya.

Ketika ditanya tentang peranan Pancasila dalam menanggulangi berita hoaks tentang vaksin, Darul menjelaskan, sudah menjadi tugas kita semua, terutama mahasiswa sebagai kelas menengah, untuk senantiasa bermusyawarah dengan masyarakat.

“Tak ada cara yang paling ampuh yang disarankan Pancasila dalam menghadapi berita hoaks tentang vaksin, kecuali mengajak masyarakat bermusyawarah. Mengajak masyarakat untuk senantiasa mengonsumsi berita-berita dari sumber yang kredibel. Mengedukasi masyarakat dengan narasi yang benar tentang vaksin ini,” tandasnya.

Lebih jauh, Darul juga mengingatkan tugas sosial mahasiswa dalam mengawal Pancasila sebagai tali pengikat kebangsaan dari berbagai suku bangsa dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau Rote.

“Mahasiwa punya tanggung jawab moral sekaligus sosial untuk menjaga Pancasila. Dengan Pancasila, mahasiswa harus bisa memastikan bahwa negara ini, bangsa ini tetap dalam rajutan kebangsaan, dalam satu gerak kebatinan yang sama menuju keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya. (set)    

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perampingan OPD, DPRD Magetan Ingatkan Pemkab untuk Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan memberikan sinyal positif terhadap rencana ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Gandeng Dekopinda Rumuskan Program Agar Anak Muda Tertarik Berkoperasi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggandeng Dekopinda Kabupaten Kediri untuk merumuskan program yang mampu ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya: Banpol untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan bantuan keuangan partai politik (banpol) merupakan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Penguatan Perlindungan Anak, Kekerasan Harus Jadi Prioritas Penanganan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendorong penguatan kebijakan perlindungan ...
UMKM

Bupati Yani Resmikan Sentra IKM Logam Gresik, Jadi Pusat Produksi Bersama dan Magang SMK

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi mengoperasikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam ...
KRONIK

Tinjau SR, Bupati Lukman Tegaskan Komitmen Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama tim Balai Besar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lokasi ...