Sabtu
03 Oktober 2026 | 2 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ony Setiawan: Marhaenisme Tetap Relevan Hadapi Ketergantungan Ekonomi di Era Neoliberalisme

pdip jatim 260701 bang ony

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan menilai Marhaenisme dan nilai Pancasila tetap relevan menghadapi tantangan ketergantungan ekonomi akibat neoliberalisme dan neokolonialisme.

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Ony Setiawan menilai pemikiran Bung Karno tentang Marhaenisme tetap relevan untuk menjawab tantangan ekonomi di era modern.

Menurutnya, bentuk kolonialisme kini telah bergeser menjadi ketergantungan ekonomi melalui neoliberalisme dan neokolonialisme sehingga nilai-nilai Pancasila perlu terus menjadi pijakan pembangunan.

Baca juga: DPC Tuban Gelar Diskusi Ideologi: Menguji Relevansi Marhaenisme di Era Ojek Online

Ony mengatakan, pemikiran Bung Karno mengenai anti-kolonialisme dan anti-imperialisme melahirkan konsep Marhaenisme yang hingga kini masih memiliki relevansi dalam menghadapi dinamika ekonomi global.

“Pemikiran radikal Bung Karno tentang anti-kolonialisme dan imperialisme saat itulah yang melahirkan Marhaenisme, dan Pancasila yang disampaikan Bung Karno dalam pidato 1 Juni kemudian disempurnakan redaksinya hingga menjadi Pancasila seperti sekarang ini,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Menurut anggota Komisi B DPRD Jawa Timur tersebut, pemahaman terhadap ajaran Bung Karno penting bagi kader PDI Perjuangan karena menjadi dasar sikap politik partai, termasuk dalam menjalankan fungsi sebagai penyeimbang di pemerintahan.

“Sehingga bagi kader PDI Perjuangan harus mengenal dan memahami pemikiran-pemikiran Soekarno. Itu juga yang mendasari posisi PDI Perjuangan dalam pemerintahan saat ini sebagai partai penyeimbang,” katanya.

Ony menjelaskan, Marhaenisme merupakan ideologi yang berpihak kepada rakyat kecil yang memiliki alat produksi tetapi belum mampu menikmati kesejahteraan akibat sistem ekonomi yang tidak berpihak.

Menurutnya, Bung Karno merumuskan Marhaenisme melalui tiga pilar utama, yakni Sosio-Nasionalisme, Sosio-Demokrasi, dan Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai landasan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

Ia menegaskan, Pancasila tidak boleh dipahami hanya sebagai dokumen formal, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan yang menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

“Bagi Bung Karno, Pancasila adalah philosophische grondslag dan Weltanschauung yang digali dari nilai-nilai bangsa Indonesia. Marhaenisme menjadi pisau analisis agar Pancasila tidak sekadar menjadi hafalan atau pajangan,” ujarnya.

Ony menilai tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini bukan lagi kolonialisme dalam bentuk fisik, melainkan ketergantungan ekonomi yang muncul melalui neoliberalisme dan neokolonialisme.

“Jika dahulu kolonialisme bersifat fisik, hari ini imperialisme menjelma menjadi neoliberalisme dan neokolonialisme yang menciptakan ketergantungan ekonomi pada investasi asing yang tidak berpihak pada kepentingan lokal,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cegah Kebakaran, Diana Sasa Dorong Pemkab Buat Satu Data Terpadu

MAGETAN — Satu data yang terpadu terkait bencana kebakaran menjadi salah satu faktor dalam upaya pencegahan. Hal ...
KABAR CABANG

Tujuh Hari Wafat Guruh, Ratusan Warga dan Kader PDIP Bangkalan Gelar Doa Bersama

BANGKALAN – Ratusan kader PDI Perjuangan dan masyarakat Kabupaten Bangkalan berkumpul untuk menggelar doa bersama ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting dari 4 Kecamatan

​MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus memperkuat konsolidasi organisasi ...
KRONIK

Buka Turnamen Mini Soccer, Bupati Fauzi Sebut Usia Dini Jadi Fondasi Penting Karakter Pemain

SUMENEP- Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pembinaan sepak bola tidak boleh berhenti pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Biro BUMD-BLUD Jatim Harus Dongkrak Dividen dan PAD

SURABAYA – Pembentukan Biro Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Jawa ...
KRONIK

Terima DPRD Kota Mojokerto, Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Pentingnya Transparansi Anggaran

SUMENEP – Penguatan transparansi anggaran dan pengawasan pembangunan menjadi fokus utama dalam pertemuan antara ...