Sabtu
03 Oktober 2026 | 12 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka Turnamen Mini Soccer, Bupati Fauzi Sebut Usia Dini Jadi Fondasi Penting Karakter Pemain

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-02102026

SUMENEP- Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pembinaan sepak bola tidak boleh berhenti pada pencarian juara. Tetapi, harus dimulai sejak usia sekolah dasar untuk melahirkan talenta yang berkembang secara berjenjang.

Hal itu disampaikan Fauzi saat membuka turnamen mini soccer U-13 yang diikuti 23 tim SD di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Kamis (1/10/2026).

Menurut Fauzi, usia sekolah dasar merupakan fase penting untuk membentuk kemampuan teknis sekaligus karakter pemain sepak bola. Setiap talenta yang muncul, tambah dia, dari kompetisi usia dini perlu dipantau dan diberikan ruang pembinaan yang sesuai.

“Mini soccer ini bukan hanya sekadar siapa yang menang, siapa yang mencetak gol atau siapa yang menjadi juara. Ini bagian dari proses pembinaan generasi muda melalui olahraga sepak bola,” ujar Fauzi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu meminta para pemain menjadikan turnamen tersebut sebagai pengalaman untuk mengasah kemampuan dan membangun mental bertanding. Menang atau kalah, kata dia, bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dalam kompetisi usia dini.

“Jangan takut kalah. Yang paling penting berani bermain, berani berusaha dan terus belajar menjadi lebih baik,” ujarnya.

Fauzi juga menekankan pentingnya sportivitas selama pertandingan. Para pemain diminta tidak mudah terpancing emosi dan menghindari segala bentuk gesekan di lapangan.

“Jangan ada gesekan, jangan ada perkelahian. Ini sepak bola,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Pemkab Sumenep ingin membangun pembinaan sepak bola dengan pola yang lebih terarah dan berjenjang. Kompetisi U-13 tersebut diharapkan menjadi salah satu tahapan awal sebelum pemain melanjutkan pembinaan ke kelompok usia yang lebih tinggi.

“Pemerintah daerah berpikir serius bagaimana generasi muda dari U-13 ini bisa menjadi bibit yang berpotensi menjadi atlet sepak bola dan ke depannya dapat diandalkan,” ungkapnya.

Menurut Fauzi, kemampuan teknis dan karakter pemain harus dibentuk sejak dini. Pembinaan dari tingkat sekolah dasar dinilai penting sebagai fondasi sebelum pemain berkembang menuju jenjang berikutnya.

“Kalau tidak kita persiapkan dari tingkat SD, kemampuan dan karakter dalam bermain agak sulit dibentuk. Tahun ini kita coba jenjangkan dari mini soccer U-13 sampai U-17,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cegah Kebakaran, Diana Sasa Dorong Pemkab Buat Satu Data Terpadu

MAGETAN — Satu data yang terpadu terkait bencana kebakaran menjadi salah satu faktor dalam upaya pencegahan. Hal ...
KABAR CABANG

Tujuh Hari Wafat Guruh, Ratusan Warga dan Kader PDIP Bangkalan Gelar Doa Bersama

BANGKALAN – Ratusan kader PDI Perjuangan dan masyarakat Kabupaten Bangkalan berkumpul untuk menggelar doa bersama ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting dari 4 Kecamatan

​MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus memperkuat konsolidasi organisasi ...
KRONIK

Buka Turnamen Mini Soccer, Bupati Fauzi Sebut Usia Dini Jadi Fondasi Penting Karakter Pemain

SUMENEP- Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pembinaan sepak bola tidak boleh berhenti pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Biro BUMD-BLUD Jatim Harus Dongkrak Dividen dan PAD

SURABAYA – Pembentukan Biro Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Jawa ...
KRONIK

Terima DPRD Kota Mojokerto, Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Pentingnya Transparansi Anggaran

SUMENEP – Penguatan transparansi anggaran dan pengawasan pembangunan menjadi fokus utama dalam pertemuan antara ...