Sabtu
03 Oktober 2026 | 12 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting dari 4 Kecamatan

IMG-20261002-WA0017

​MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput melalui pelantikan pengurus ranting secara estafet di sejumlah kecamatan pada 29–30 September 2026.

​Agenda pengukuhan yang berlangsung di Kecamatan Takeran, Nguntoronadi, Karangrejo, dan Sidorejo ini menjadi bagian dari strategi partai dalam memperkokoh barisan serta membangun struktur yang progresif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan, Diana Sasa, menegaskan bahwa pelantikan berjenjang di tingkat desa dan kelurahan ini bukan sekadar agenda rutin pergantian kepengurusan.

​”Pelantikan ini bukan sekadar agenda pergantian atau pengukuhan kepengurusan, melainkan momentum memperkokoh barisan perjuangan partai,” ujar Diana Sasa dalam keterangan tertulis, Kamis (1/10/2026).

​Penuhi Kuota 30 Persen Perempuan dan Anak Muda
​Salah satu fokus utama dalam penyusunan kepengurusan ranting kali ini adalah penerapan instruksi dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur terkait inklusivitas dan regenerasi kader.

​DPC PDI Perjuangan Magetan mewajibkan keterwakilan minimal 30 persen kader perempuan dan minimal 30 persen kader muda berusia di bawah 35 tahun dalam struktur kepengurusan di tingkat ranting.

​Langkah ini diambil untuk memastikan organisasi tetap regeneratif dan relevan tanpa melepaskan akar ideologinya. Perempuan dan generasi muda dipandang bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen strategis partai.

​”Semangat ini sejalan dengan napas perjuangan PDI Perjuangan yang menempatkan rakyat sebagai pusat pengabdian politik,” kata Diana Sasa.

​Sinergi Peran Kader
​Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan, Suyono Wiling, menjelaskan bahwa kombinasi antara kader perempuan dan anak muda membawa dampak positif bagi kerja-kerja politik kerakyatan di lapangan.

​Menurutnya, kader perempuan memiliki peran vital dalam menyentuh persoalan sosial di masyarakat, sedangkan generasi muda menyumbangkan gagasan segar, kreativitas, serta fleksibilitas dalam menghadapi perubahan zaman.

​”Keduanya merupakan kekuatan yang saling melengkapi dalam membangun partai yang hidup, bergerak, dan senantiasa hadir di tengah masyarakat,” jelas Suyono Wiling.

​Ia menambahkan, penguatan struktur hingga tingkat desa dan kelurahan ini diharapkan dapat mendorong seluruh kader untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat serta konsisten memperjuangkan kesejahteraan wong cilik.

​”Konsolidasi bukan hanya tentang merapikan organisasi, tetapi memastikan setiap kader memiliki keberanian untuk bekerja, bergerak, dan berjuang bersama rakyat,” pungkasnya.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cegah Kebakaran, Diana Sasa Dorong Pemkab Buat Satu Data Terpadu

MAGETAN — Satu data yang terpadu terkait bencana kebakaran menjadi salah satu faktor dalam upaya pencegahan. Hal ...
KABAR CABANG

Tujuh Hari Wafat Guruh, Ratusan Warga dan Kader PDIP Bangkalan Gelar Doa Bersama

BANGKALAN – Ratusan kader PDI Perjuangan dan masyarakat Kabupaten Bangkalan berkumpul untuk menggelar doa bersama ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting dari 4 Kecamatan

​MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus memperkuat konsolidasi organisasi ...
KRONIK

Buka Turnamen Mini Soccer, Bupati Fauzi Sebut Usia Dini Jadi Fondasi Penting Karakter Pemain

SUMENEP- Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pembinaan sepak bola tidak boleh berhenti pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Biro BUMD-BLUD Jatim Harus Dongkrak Dividen dan PAD

SURABAYA – Pembentukan Biro Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Jawa ...
KRONIK

Terima DPRD Kota Mojokerto, Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Pentingnya Transparansi Anggaran

SUMENEP – Penguatan transparansi anggaran dan pengawasan pembangunan menjadi fokus utama dalam pertemuan antara ...