Rabu
22 Juli 2026 | 3 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kota Malang Disorot Pemerintah Pusat, Made Minta Pemkot Legowo

pdip-jatim-210811-made-dinkes-1

MALANG – DPRD Kota Malang menagih kembali janji Pemkot Malang yang sebelumnya berkomitmen meningkatkan keseriusan menghadapi pandemi Covid-19.

Terlebih, Kota Malang saat ini menjadi sorotan khusus pemerintah pusat karena angka persebaran kasus yang tidak kunjung menurun semenjak dilaksanakannya PPKM Darurat.

Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika melihat adanya kesalahan dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kota Malang, sehingga menjadi sorotan pemerintah pusat.

“Itu juga menjadi catatan kita, masa sekelas Kota Malang dan Malang Raya ini harus ditangani oleh Menko Marves langsung. Jadi itu sebenarnya berarti ada yang salah di Kota Malang,” kata Made, Rabu (11/8/2021).

Dia meminta, semua pihak agar mau menerima sorotan dari Pemerintah Pusat sebagai bahan evaluasi dan refleksi penanganan pandemi yang selama ini telah dilakukan oleh Pemkot Malang.

Selain itu, dirinya juga berharap dengan Pemerintah Pusat turun langsung ke Kota Malang dapat membuat penanganan Covid-19 jauh lebih baik.

“Ini yang mau yang harus kita sadari dan kita terima. Ya kita itu saja ambil positifnya. Kalau pusat mau turun ke Kota Malang, kita harapkan penanganannya bisa lebih baik dan penanganan Covid-19 di Kota Malang bisa lebih tajam untuk memotong garis penekanan kasus,” tegasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut juga menyoroti masalah pendataan dalam proses vaksinasi antara dosis pertama dan kedua bagi masyarakat.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, data yang ada tidak menentu, terutama bagi disabilitas, lansia, dan ibu hamil.

“Sebenarnya banyak yang perlu kami soroti lagi, bagaimana carut marutnya data vaksinasi kemudian bagaimana penanganan isoman dan yang tadi menjadi catatan kita bagaimana pemulasaraan jenazah dan vaksin untuk bumil menjadi sorotan,” ungkapnya.

Terkait ini, sebelumnya DPRD Kota Malang menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan PSC 119, Selasa (10/8/2021).

Hasil dari rakor ini, terang Made, diharapkan mampu memberikan gambaran konkrit bagaimana roadmap Pemkot Malang untuk serius dalam penanganan wabah Covid-19.

Sehingga bisa menyatukan informasi dan masukan yang disampaikan anggota DPRD untuk penanganan Covid-19 di Kota Malang ke depan.

“Ini bagian dari kami anggota dewan, merespon apa yang terjadi di Kota Malang. Jadi kami ingin mempertajam rakor kami yang pertama dengan satgas Covid, kemudian dengan OPD yang khusus menangani Covid-19,” pungkasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...