Minggu
19 April 2026 | 5 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

70 % Penikmat Subsidi BBM Kalangan Menengah-Atas

pdip jatim - Jokowi saat bersama petani cilacap

pdip jatim - Jokowi saat bersama petani cilacapJAKARTA — Presiden terpilih Joko Widodo menyambut baik usulan petani yang minta subsidi bahan bakar minyak dialihkan ke rakyat kecil. Menurut Jokowi, subsidi BBM memang sangat memberatkan APBN, sementara banyak program prorakyat tidak dapat dilaksanakan karena alokasi anggaran terserap untuk subsidi.

“Subsidi BBM itu untuk apa sih? Hanya untuk kenikmatan. Ya iya, naik mobil, isi bensin ya nikmat,” kata Jokowi di sela menghadiri acara Musyawarah Nasional Sekretariat Nasional (Seknas) Tani Jokowi-JK di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2014).

“Harusnya subsidi BBM dikurangi, kemudian dialihkan ke usaha produktif rakyat di desa, membangun infrastruktur irigasi. Arahnya harus ke sana,” ujarnya.

Terlebih lagi, tambah Jokowi, 70 persen penikmat subsidi BBM di Indonesia adalah kelas menengah ke atas, terutama pemilik kendaraan bermotor. Sementara itu, masyarakat kelas bawah tidak menikmatinya.

Dalam acara Munas Seknas Tani tersebut, Jokowi banyak menyerap aspirasi dari kalangan perwakilan petani yang hadir. Sementara, usulan agar subsidi BBM di Indonesia dikurangi untuk kemudian dialihkan ke rakyat kecil, disampaikan Senentoro petani asal Banjarmasin.

Warga transmigran itu berharap ke depan yang ditanam petani di daerahnya hanya yang khusus saja. Untuk pengolahan tanah, harus menaikkan air dari pasang surut ke sawah. “Beli solar untuk pompa air itu mahal, bisa Rp 9.000,” ungkap Senentoro.

“Makanya, kalau bisa subsidi BBM dialihkan ke subsidi pertanian. Misalnya, hasil petani dibeli pemerintah mahal, lalu dijualnya murah. Itu maunya begitu,” tambah dia.

Pasa kesempatan itu, Jokowi mengungkapkan keyakinannya dapat mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Dia optimistis swasemda pangan itu sudah terealisasi dalam tiga-empat tahun pemerintahan Jokowi-JK.

“Saya yakin tiga empat tahun saja sudah bisa swasembada beras, gula, dan lain-lain,” ujarnya.

Untuk mewujudkannya, kata Jokowi, di antaranya dengan mencetak sawah baru dan mengoptimalkan produksi pertanian yang ada. Juga membangun bendungan, dan menyubsidi harga pupuk. “Kalau itu yang dikejar, pasti cepat itu,” tandas Jokowi. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...