Kamis
03 September 2026 | 5 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbah Gugut, 22 Tahun Mengabdi sebagai Ketua Ranting

pdip-jatim-inspirasi-290421-a

NGAWI – Usia tidak membatasi gerak kader Banteng asal Kasreman, Ngawi ini. Meskipun sudah berkepala enam, semangatnya tetap membara dengan dibuktikan menjadi ketua Ranting Kiyonten hingga sekarang.

Kader Banteng ini bernama Gatut Sugiantoro, di kalangan Banteng lebih dikenal sebagai Mbah Gugut.

Mbah Gugut merupakan ketua Pengurus Ranting PDI Perjuangan Desa Kiyonten Kecamatan Kasreman, Ngawi. Karirnya sebagai ketua Ranting sudah sejak tahun 1999. Bahkan saat Kiyonten masih menjadi bagian kecamatan Padas. Jika dihitung hingga tahun ini, 2021, adrtinya mbah Gugut sudah mengabdi di Partai ini selama 22 tahun.

“Sudah sejak 1999, sebelum Padas di pecah dengan Kasreman. Sampai sekarang masih menjadi ketua Ranting,” ungkapnya, Kamis (29/4/21).

Selama menjabat sebagai ketua Ranting PDI Perjuangan Kiyonten, Mbah Gugut pernah memiliki pengalaman yang mengesankan dengan Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.

Mbah Gugut mengisahkan, suatu ketika dalam sebuah kegiatan pernah bertemu dengan Mas Antok, panggilan Dwi Rianto Jatmiko. Dalam kesempatan tersebut Mbah Gugut memberikan masukan dan saran kepada Mas Antok yang notabenenya Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi juga Ketua DPRD Kabupaten Ngawi saat itu.

“Mohon maaf mas, saya tidak bermaksud menggurui, agar Mas Antok dikenal masyarakat bawah, Mas Antok yang harus turun menemui wong cilik. Kalau wong cilik mau menemui Mas Antok belum tentu berani,” ucap Mbah Gugut mengulangi percakapannya dulu dengan Mas Antok.

“Begitu ya Mbah?,” ucap Mbah Gugut menirukan ucapan Mas Antok.

Menurut Mbah Gugut, bagi seorang pemimpin sangat perlu untuk mendatangi rakyatnya. Rakyat atau wong cilik tidak mungkin punya keberanian untuk bertemu dengan pemimpinnya.

“Wong cilik itu kalau disapa pemimpinnya sudah senang sekali, semakin banyak wong cilik yang kenal, semakin banyak yang mendukung dari wong cilik,” ucapnya.

Bagi seorang Mbah Gugut, Mas Antok merupakan sosok pemimpin yang merakyat. Mas Antok sejak awal menjadi Dewan tidak pernah membeda-bedakan rakyatnya.

“Mas Antok tidak pernah memberi batas, e aku pejabat, mereka rakyat. Mas Antok tidak pernah seperti itu,” kagumnya. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Biaya Mahal Pilkades Dikhawatirkan Saring Kandidat Berkualitas

JEMBER – Mahalnya biaya pencalonan kepala desa mulai dikeluhkan warga di sejumlah wilayah Jember. Mereka khawatir ...
KRONIK

Tampung Keluhan Wali Murid hingga Guru, Bupati Ipuk Bahas Isu Pendidikan di Forum Gesah Bareng

BANYUWANGI – Program “Gesah Bareng Ambi Bupati” kembali digelar, pada Rabu (2/9/2026), di Pendopo Sabha Swagata ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Usulkan Pendapatan Parkir Tiap Titik TJU Dibuka Real-Time, Publik Bisa Ikut Mengawasi

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mengusulkan agar pendapatan retribusi parkir di setiap titik ...
KABAR CABANG

Perolehan Pemilu 2024 Naik 13 Persen, PDI Perjuangan Kauman Komitmen Tingkatkan Trend Positif

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar Musyawarah Ranting ...
EKSEKUTIF

Sanusi Resmikan Eco Office, Program Hijau Akan Diperluas ke Seluruh OPD hingga Kecamatan

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan program Eco Office tidak akan berhenti di kantor Dinas Lingkungan Hidup ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: Raperda Kepemudaan Jangan Hanya Atur Kewenangan Pemerintah

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Raperda tentang Penyelenggaraan Kepemudaan dan ...