Jumat
17 Juli 2026 | 9 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbah Gugut, 22 Tahun Mengabdi sebagai Ketua Ranting

pdip-jatim-inspirasi-290421-a

NGAWI – Usia tidak membatasi gerak kader Banteng asal Kasreman, Ngawi ini. Meskipun sudah berkepala enam, semangatnya tetap membara dengan dibuktikan menjadi ketua Ranting Kiyonten hingga sekarang.

Kader Banteng ini bernama Gatut Sugiantoro, di kalangan Banteng lebih dikenal sebagai Mbah Gugut.

Mbah Gugut merupakan ketua Pengurus Ranting PDI Perjuangan Desa Kiyonten Kecamatan Kasreman, Ngawi. Karirnya sebagai ketua Ranting sudah sejak tahun 1999. Bahkan saat Kiyonten masih menjadi bagian kecamatan Padas. Jika dihitung hingga tahun ini, 2021, adrtinya mbah Gugut sudah mengabdi di Partai ini selama 22 tahun.

“Sudah sejak 1999, sebelum Padas di pecah dengan Kasreman. Sampai sekarang masih menjadi ketua Ranting,” ungkapnya, Kamis (29/4/21).

Selama menjabat sebagai ketua Ranting PDI Perjuangan Kiyonten, Mbah Gugut pernah memiliki pengalaman yang mengesankan dengan Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.

Mbah Gugut mengisahkan, suatu ketika dalam sebuah kegiatan pernah bertemu dengan Mas Antok, panggilan Dwi Rianto Jatmiko. Dalam kesempatan tersebut Mbah Gugut memberikan masukan dan saran kepada Mas Antok yang notabenenya Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi juga Ketua DPRD Kabupaten Ngawi saat itu.

“Mohon maaf mas, saya tidak bermaksud menggurui, agar Mas Antok dikenal masyarakat bawah, Mas Antok yang harus turun menemui wong cilik. Kalau wong cilik mau menemui Mas Antok belum tentu berani,” ucap Mbah Gugut mengulangi percakapannya dulu dengan Mas Antok.

“Begitu ya Mbah?,” ucap Mbah Gugut menirukan ucapan Mas Antok.

Menurut Mbah Gugut, bagi seorang pemimpin sangat perlu untuk mendatangi rakyatnya. Rakyat atau wong cilik tidak mungkin punya keberanian untuk bertemu dengan pemimpinnya.

“Wong cilik itu kalau disapa pemimpinnya sudah senang sekali, semakin banyak wong cilik yang kenal, semakin banyak yang mendukung dari wong cilik,” ucapnya.

Bagi seorang Mbah Gugut, Mas Antok merupakan sosok pemimpin yang merakyat. Mas Antok sejak awal menjadi Dewan tidak pernah membeda-bedakan rakyatnya.

“Mas Antok tidak pernah memberi batas, e aku pejabat, mereka rakyat. Mas Antok tidak pernah seperti itu,” kagumnya. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Lamongan Kejar Target Zero Stunting, Semula 27 Persen Kini 3,65

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Dirham Akbar Aksara, ...
KRONIK

Di Balik Panjat Pinang, Bersih Desa Kedungsigit Rawat Guyub Rukun dan Warisan Budaya

TRENGGALEK – Gelak tawa dan sorak sorai memecah suasana malam di Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Wabup Lumajang Pastikan P-APBD 2026 untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

LUMAJANG – Setiap perubahan anggaran harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Prinsip tersebut ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Birokrasi Proaktif, Aduan Warga Harus Tuntas Maksimal 1×24 Jam

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta seluruh jajaran Pemkot bekerja proaktif menyelesaikan persoalan masyarakat ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Dorong Digipay, Tutup Celah Mark-Up Anggaran

MALANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendukung penerapan sistem digital payment (digipay) di ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Madiun Percepat Penataan Ranting, Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kota Madiun mempercepat penataan kepengurusan ranting di seluruh wilayah sebagai bagian ...