Kamis
22 Oktober 2026 | 12 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbah Gugut, 22 Tahun Mengabdi sebagai Ketua Ranting

pdip-jatim-inspirasi-290421-a

NGAWI – Usia tidak membatasi gerak kader Banteng asal Kasreman, Ngawi ini. Meskipun sudah berkepala enam, semangatnya tetap membara dengan dibuktikan menjadi ketua Ranting Kiyonten hingga sekarang.

Kader Banteng ini bernama Gatut Sugiantoro, di kalangan Banteng lebih dikenal sebagai Mbah Gugut.

Mbah Gugut merupakan ketua Pengurus Ranting PDI Perjuangan Desa Kiyonten Kecamatan Kasreman, Ngawi. Karirnya sebagai ketua Ranting sudah sejak tahun 1999. Bahkan saat Kiyonten masih menjadi bagian kecamatan Padas. Jika dihitung hingga tahun ini, 2021, adrtinya mbah Gugut sudah mengabdi di Partai ini selama 22 tahun.

“Sudah sejak 1999, sebelum Padas di pecah dengan Kasreman. Sampai sekarang masih menjadi ketua Ranting,” ungkapnya, Kamis (29/4/21).

Selama menjabat sebagai ketua Ranting PDI Perjuangan Kiyonten, Mbah Gugut pernah memiliki pengalaman yang mengesankan dengan Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.

Mbah Gugut mengisahkan, suatu ketika dalam sebuah kegiatan pernah bertemu dengan Mas Antok, panggilan Dwi Rianto Jatmiko. Dalam kesempatan tersebut Mbah Gugut memberikan masukan dan saran kepada Mas Antok yang notabenenya Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi juga Ketua DPRD Kabupaten Ngawi saat itu.

“Mohon maaf mas, saya tidak bermaksud menggurui, agar Mas Antok dikenal masyarakat bawah, Mas Antok yang harus turun menemui wong cilik. Kalau wong cilik mau menemui Mas Antok belum tentu berani,” ucap Mbah Gugut mengulangi percakapannya dulu dengan Mas Antok.

“Begitu ya Mbah?,” ucap Mbah Gugut menirukan ucapan Mas Antok.

Menurut Mbah Gugut, bagi seorang pemimpin sangat perlu untuk mendatangi rakyatnya. Rakyat atau wong cilik tidak mungkin punya keberanian untuk bertemu dengan pemimpinnya.

“Wong cilik itu kalau disapa pemimpinnya sudah senang sekali, semakin banyak wong cilik yang kenal, semakin banyak yang mendukung dari wong cilik,” ucapnya.

Bagi seorang Mbah Gugut, Mas Antok merupakan sosok pemimpin yang merakyat. Mas Antok sejak awal menjadi Dewan tidak pernah membeda-bedakan rakyatnya.

“Mas Antok tidak pernah memberi batas, e aku pejabat, mereka rakyat. Mas Antok tidak pernah seperti itu,” kagumnya. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Gerakan Pangan Murah di Blitar, Rijanto Ajak Warga Hemat Pengeluaran Keluarga

Bupati Blitar Rijanto mengajak warga memanfaatkan Gerakan Pangan Murah di Gandusari untuk memenuhi kebutuhan ...
LEGISLATIF

70 Ribu Balita Terserang ISPA, Puan Desak Pemerintah Segera Atasi Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah segera menuntaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ...
KRONIK

Sony Serahkan Bantuan Alsintan pada 23 Kelompok Tani, Tegaskan Gratis

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyalurkan bantuan 26 unit alat dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...