Kamis
30 April 2026 | 10 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kader Banteng di Kota Surabaya dan Malang Serentak Gelar Aksi Tanam Pohon

pdip-jatim-penghijauan-kota-surabaya-310121-1

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar aksi cinta lingkungan dengan menanam pohon penghijauan di kawasan hutan  Mangrove Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Minggu (31/1/2021).

Pas di hari ulang tahun (HUT) ke-48 PDI Perjuangan 10 Januari 2021 lalu, banteng-banteng Surabaya menanam pohon trembesi di Sememi, Benowo. Kali ini, mereka menanam 100 pohon cemara udang di lahan aset Pemkot Surabaya. 

Tak hanya menanam pohon, jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan Surabaya juga memberikan 500 bibit sayuran untuk warga sekitar kawasan Mangrove Wonorejo.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, perayaan HUT Partai tahun ini memang sengaja diisi aksi pembenahan lingkungan dan penanaman pohon demi kelestarian lingkungan hidup. 

“Yang perlu saya sampaikan, semakin PDI Perjuangan memenangkan even-even pemilu seperti yang baru saja kita menangkan di Surabaya, maka semakin besar pula tanggung jawab PDI Perjuangan untuk menjaga dan merawat lingkungan hidup tempat tinggal kita bersama,” kata Adi.

Sebagai bukti, PDI Perjuangan di antaranya telah melakukan penanaman pohon, merawat sungai dan air yang menjadi sumber kehidupan masyarakat. 

“Partai ini tidak hanya berburu kekuasaan saja, tapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan. Ini yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita ke depan, agar memahami politik dengan utuh,” tandas mantan wartawan yang juga Ketua DPRD Surabaya ini.

Ketua Panitia HUT ke-48 PDI Perjuangan di Surabaya, Dyah Katarina menambahkan, alasan penanaman pohon cemara udang karena cocok dengan tempatnya. Bahkan sudah ada contohnya. 

“Cemara udang cocok ditanam di sini karena punya karakter tumbuh di wilayah air payau, sekaligus dapat bermanfaat bagi ekosistem di sekitarnya,” terang Dyah.

Sementara itu, di hari yang sama, kader dan pengurus PDI Perjuangan di Kota Malang juga kembali menggelar aksi serentak menanam 500 bibit pohon pule di sejumlah titik strategis di penjuru Kota Malang. 

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menuturkan, jenis bibit pohon yang ditanam di 5 kecamatan ini bervariatif.

Selain pohon perindang jenis pule, juga ada pohon tabebuya, jaka randa dan juga buah-buahan. 

Menurutnya, aksi ini merupakan komitmen Partai untuk turut merawat dan menjaga alam sekitar.

”Kita ingin berbuat sesuatu kepada alam sekitar, dari hal kecil seperti penanaman pohon. Semoga dari apa yang kita tanam hari ini bisa dituai generasi selanjutnya,” ujarnya. 

Politisi yang juga menjabat Ketua DPRD Kota Malang ini menargetkan 1.000 bibit pohon lagi yang disebar untuk ditanam. Nantinya, untuk titik-titik prioritas penghijauan akan dikoordinasikan dengan dinas terkait.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Indah Kurnia Dorong Gaya Hidup Sehat, Ingatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular

Indah Kurnia dorong gaya hidup sehat dan ingatkan bahaya penyakit tidak menular melalui edukasi Germas dan kontrol ...
KRONIK

PDIP Turun ke Buruh Rokok Malang, Deni Tegaskan Partai Harus di Barisan Terdepan Bela Pekerja

PDIP turun langsung ke buruh rokok Malang jelang May Day 2026. Deni Wicaksono tegaskan partai di barisan terdepan ...
KRONIK

KBS Berhasil Kembangbiakkan Komodo, Eri Cahyadi: Bisa Menaikkan Animo Masyarakat

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Kebun Binatang Surabaya (KBS) ...
UMKM

UMKM Keripik di Ngawi “Tercekik” Kenaikan Harga Kedelai, Migor dan Plastik

NGAWI – Geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik tempe di Kabupaten Ngawi tengah diuji oleh lonjakan ...
SEMENTARA ITU...

Ratusan Guru di Nganjuk Dibekali Ilmu Jurnalistik dan Cara Bikin Konten untuk Promosikan Pendidikan

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Diklat Jurnalistik ...
SEMENTARA ITU...

Dari Jual Bubur ke Tanah Suci: Kisah Mbah Marsiyah, CJH Tertua yang Dapat Kursi Roda dari Mas Dhito

Kisah Mbah Marsiyah (105), CJH tertua Indonesia asal Kediri, yang menabung dari jual bubur hingga berangkat haji ...