Sabtu
12 September 2026 | 9 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Pupuk Langka, Dhito Siapkan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

pdip-jatim-dhito-211020-1

KEDIRI – Calon tunggal Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono menawarkan program desa inovasi teknologi organik. Program itu disebutnya bagian dari salah satu upaya untuk mengatasi kelangkaan pupuk.

Di dalam program tersebut, menurut Hanindhito, petani akan mendapat edukasi sosialisasi dan pelatihan pertanian pupuk organik cair. Karena, terang Dhito, sapaan akrabnya, ini terkait untuk menekan kelangkaan pupuk di kios-kios.

“Menekan persoalan itu salah satu opsinya adalah penggunaan pupuk organik. Dulu pada awal-awal saya datang kesini, memang masih ada resistensi. Karena belum terlihat simpul-simpul mana yang sudah menggunakan pupuk organik mau pun semi organik,” terang Dhito, Sabtu (24/10/2020).

Cabup berusia 28 tahun ini menyebut jika antusiasme masyarakat untuk mengikuti pelatihan pembuatan pupuk organik sangat tinggi.

Dia mencontohkan para petani organik yang  tinggal di wilayah Kecamatan Semen. Meski pun disana belum ada pelatihan, tapi mereka memiliki keinginan.

“Makanya saya minta di Kecamatan Semen ada. Ternyata yang menyurati ke tim saya khususnya tim desa inovasi teknologi organik ini, sudah ada 6 kecamatan yang minta masuk program ini,” ungkap putra dari Sekretaris Kabinet Pramono Anung ini.

Dhito mengaku tidak mau tergesa-gesa, untuk memaksakan program tersebut. Cabup yang berpasangan dengan Cawabup Dewi Mariya Ulfa di Pilkada Kabupaten Kediri 2020 ini lebih melihat terlebih dahulu hasil produksi panen para petani .

Jika memang sudah sesuai dengan biaya yang dikeluarkan pada saat pembuatan pupuk organik, ujarnya, maka program ini dipastikan terus berlanjut.

Soal fasilitas peralatan pembuatan pupuk, jika nantinya terpilih dan diberi amanah oleh masyarakat Kabupaten Kediri sebagai bupati, dia akan berbicara dengan Dinas Pertanian tentang  bagaimana proses pengadaan  untuk alat pembuatan pupuk.

“Perlahan-lahan kita lihat dulu produksi panennya. Kalau produksi panen sesuai dengan yang dikeluarkan pada saat pembuatan pupuk organik, maka program ini akan saya terus galakkan,” pungkasnya. (putera)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...