Selasa
11 Agustus 2026 | 11 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Urusan Pangan, Kada PDIP Harus Kedepankan Politik Berdikari

pdip-jatim-mega-teleconference-110520-1

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan, bahwa pandemi Covid-19 membawa pelajaran berharga bagaimana Indonesia harus kedepankan semangat berdikari di bidang ekonomi, termasuk di bidang kesehatan dan pangan.

Dalam rapat DPP PDI Perjuangan yang secara khusus membahas politik pangan bersama dengan perwakilan kepala daerah (kada) dari PDIP, Megawati mengatakan, politik berdaulat di bidang pangan dilakukan dengan cara berdikari, melalui kebijakan hulu-hilir.

“Dimulai dari penelitian, pengembangan benih unggul, sarana dan prasarana untuk peningkatan produksi, pengolahan hasil, hingga pemasaran,” kata Megawati sebagaimana disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/5/2020).

Perhatian Megawati Soekarnoputri terhadap pertanian memang sangat besar. Presiden ke-5 RI tersebut memiliki koleksi umbi-umbian yang sangat lengkap, juga buku-buku pertanian.

“Beliau juga tercatat sebagai Presiden yang paling sering mengunjungi pusat penelitian Benih Padi Sukamandi, Jawa Barat,” sebut Hasto.

Karena itulah, lanjut Hasto, seluruh kepala daerah dari PDI Perjuangan wajib mengedepankan politik berdikari di bidang pangan tersebut, sekaligus berjuang bagi peningkatan kesejahteraan petani dalam pengertian luas.

Untuk itu sejak 28 Maret 2020 lalu, Megawati sudah menginstruksikan agar seluruh kepala daerah PDI Perjuangan mencanangkan gerakan menanam tanaman yang bisa dimakan. Seperti sorgum, umbi-umbian, sagu, talas, sukun, jagung, porang, ketela, dan lainnya.

Dalam teleconference tersebut, para kepala daerah PDIP juga berkomitmen untuk saling bekerja sama. Terutama melalui penelitian benih, kerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian, peningkatan produksi, pemasaran, dan komitmen untuk menghadirkan lumbung desa, badan usaha milik desa, pasar lelang komoditas, serta menggerakkan rakyat di dalam gerakan menanam tersebut.

Hasto menyebutkan, saat rapat dalam jaringan (daring) tersebut, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melaporkan terjadi surplus beras dan bawang merah, sementara daerah lain minus. Lalu Dosmar, Bupati Humbang Hasundutan, melaporkan dua minggu lagi akan panen bawang putih seluas 100 hektare.

Sementara Gubernur Maluku Murad melaporkan perlu bawang putih. Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah melaporkan kerjasama penelitian benih, dan Gubernur Kalteng Sugiyanto melaporkan tentang potensi lahan gambut untuk padi.

“Kerjasama antar kepala daerah PDI Perjuangan, juga ditempatkan dalam mata rantai pemasaran, dimana daerah yang surplus memasarkan ke daerah yang kurang. Inilah bentuk gotong royong antar kepala daerah PDI Perjuangan,” jelas Hasto.

Seluruh instruksi Megawati Soekarnoputri, lanjut Hasto, berangkat dari apa yang disampaikan oleh Bung Karno, bahwa persoalan pangan adalah “urusan hidup matinya sebuah bangsa”.

“Karena itulah, pengembangan penelitian di sektor pertanian harus dilakukan secara progresif sebagai penopang dari hulu untuk mewujudkan kedaulatan di bidang pangan,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...