Kamis
30 Juli 2026 | 5 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati: Fraksi PDI Perjuangan Siap Dengar Aspirasi Pendukung Khilafah

pdip-jatim-megawati-bpip-istana-negara

JAKARTA – Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri minta kelompok pendukung ideologi khilafah untuk datang secara baik-baik ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Ketua Umum PDI Perjuangan ini memastikan, fraksinya di parlemen akan siap menerima kelompok tersebut dengan baik.

“Bagi mereka yang sangat berkeinginan untuk mendirikan yang namanya khilafah, boleh ke DPR. Kami akan dengarkan (aspirasi) itu. Opo toh karepe (Apa sih maunya)?” kata Megawati, dalam sambutannya di acara ‘Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila’ di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Megawati juga mengajak Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto agar fraksinya di parlemen membuka diri terhadap kelompok pendukung khilafah dengan baik.

“Mungkin Mas Prabowo juga bisa di dalam fraksinya, buka diri ya Pak,” pinta Megawati kepada Prabowo yang juga hadir dalam acara tersebut.

Megawati melanjutkan, dirinya sesungguhnya tidak mengerti sistem khilafah seperti apa yang diinginkan. Salah satu hal yang menjadi pertanyaan bagi Megawati adalah, siapa sosok pemimpin dalam sistem khilafah yang dimaksud dan bagaimana mekanisme masyarakat memilih pemimpin tersebut.

“Kalau saya baca-baca soal khilafah itu adalah sebuah, seperti nation tanpa border. Lalu bagaimana ya memilih khalifah-nya? Khalifah-nya lalu dari mana?” tanya dia.

Oleh karena itu, lanjut Megawati, partainya terbuka jika pendukung khilafah ingin bertemu. Apalagi, sampai hari ini tidak ada kelompok pendukung khilafah yang datang ke DPR bertemu Fraksi PDI Perjuangan.

“Saya sudah nunggu-nunggu, bukan saya, nanti yang hadapi anak buah saya. Supaya enak gitu loh. Pantes oh ini (alasannya) mau mengubah negara kita tercinta ini,” tutur Mega.

Di acara yang dihadiri Presiden Jokowi, Wapres Ma’ruf Amin, para menteri kabinet kerja, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BIN tersebut, Megawati juga menyebut banyak masjid di kantor kementerian terpapar radikalisme.

“Kita sendiri tahu sudah sampai seberapa jauh terpaparnya masjid-masjid kita. Masih banyak di masjid-masjid kementerian,” kata Megawati.

Presiden ke-5 RI tersebut mengungkapkan, dirinya pernah menyampaikan hal ini kepada ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla. Dia minta Kalla untuk mengawasi agar masjid tak mengundang penceramah yang kerap menyampaikan kebencian. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Untari Desak Pemprov Jatim Hidupkan Kembali Hibah Kebudayaan untuk Sanggar dan Pelaku Seni

Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno mendesak Pemprov Jatim mengembalikan hibah kebudayaan ke sistem ...
KRONIK

Revitalisasi Eks Terminal Kamal, Upaya Hidupkan Gairah Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Komisi I DPRD Kabupaten Bangkalan bersama Pemerintah Kecamatan Kamal menggelar forum sosialisasi ...
EKSEKUTIF

Mangrovisasi di Lamongan Tuai Apresiasi dari Gubernur Jatim

LAMONGAN – Pengelolaan Mangrove Lamongan Tuai Apresiasi Tingkat Jatim. Langkah konsisten Pemerintah Kabupaten ...
KRONIK

Gaungkan Warisan Pemikiran Sang Proklamator, Cucu Bung Karno Frederik Kiran Ziarah ke Blitar

Kunjungan Frederik Kiran Soekarno Seegers ke Makam Bung Karno di Blitar menjadi momentum menggaungkan kembali ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Usulkan Grand Design Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah 2045

Ketua DPR RI Puan Maharani mengusulkan Grand Design Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah 2045 untuk ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Tekankan Dukungan Pemkab dan Pemprov untuk Percepat Pembangunan Desa

Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono menegaskan pentingnya dukungan Pemkab dan Pemprov karena keterbatasan Dana ...