Selasa
15 September 2026 | 9 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Maharani: DPR Bukan Tukang Stempel

PDIP-Jatim-Puan-Maharani-09012023

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, kritik untuk pemerintah tetap harus dibangun di tengah sinergitas lembaga eksekutif dan legislatif. Puan menegaskan, DPR tak akan jadi lembaga yang selalu menyetujui keinginan pemerintah.

“Sinergi itu menurut saya antara eksekutif dan legislatif itu harus dilakukan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan bangsa dan negara. Namun, bukan berarti kita itu kayak tukang stempel juga,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Puan yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini menjelaskan, setiap kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk kepentingan rakyat tentu akan dikawal DPR dan dilihat baik dan buruknya bagi masyarakat. 

Dia menegaskan, DPR juga tidak hanya akan melakukan kritik dan pengawasan, tapi juga memberikan solusi kepada pemerintah agar kebijakan tersebut dapat berjalan sesuai keinginan rakyat.

“Tentu saja yang ada di DPR ini boleh saja memberikan pengawasannya, memberikan otokritik tetapi jangan sampai tidak ada solusinya. Harus ada solusi yang kita lakukan, jadi kita teriak-teriakan pun harus memberikan solusi kepada pemerintah,” ucapnya.

Kepada wartawan, Puan juga menyampaikan, pihaknya sudah mengambil keputusan terkait penugasan untuk empat wakil ketua DPR agar ke depannya dapat menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

“Kami sudah mengambil satu keputusan tentang pembidangan yang akan dipikul dan menjadi tanggung jawab kami. Saya sudah berikan tupoksi pada wakil yang ada,” kata Puan.

Puan menyampaikan, pembagian tugas empat wakil ketua DPR terdiri dari Aziz Syamsuddin menjadi Wakil Ketua DPR Bidang Politik dan Keamanan, Sufmi Dasco Ahmad menjadi Wakil Ketua DPR Bidang Ekonomi dan Keuangan.

Lalu, Rachmat Gobel menjadi Wakil Ketua DPR Bidang Industri dan Pembangunan dan Muhaimin Iskandar menjadi Wakil Ketua DPR Bidang Kesejahteraan Rakyat.

“Saya berikan penugasan kepada empat wakil ketua DPR. Insya Allah apa yang kami lakukan secara gotong royong,” ujar dia.

Puan mengatakan, ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan DPR di bawah kepemimpinannya dan diprediksi akan banyak dinamika yang terjadi. Namun, kata dia, dinamika itu adalah hal yang wajar dalam politik.

“Perbedaan dalam kebijakan politik adalah hal biasa namun jangan sampai gotong royong itu tercerai berai karena kepentingan politik. Bagaimana komitmen jaga NKRI utuh, karena parpol salah satu pilar demokrasi, itu kami jaga bersama,” tegas Puan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...