Minggu
19 April 2026 | 4 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Survei Terbaru, PDIP Tetap Teratas, Jokowi-Ma’ruf Tak Terkejar

pdip-jatim-jokowi-mega-salam-metal

JAKARTA – Charta Politika Indonesia merilis hasil survei terkait elektabilitas partai peserta pemilu tahun 2019. Lembaga survei ini juga merilis hasil survei terkait elektabilitas kedua pasangan capres cawapres.

Hasilnya, PDI Perjuangan masih teratas dalam jumlah elektabilitasnya. Menurut Direktur Riset Charta Politika, Muslimin, hasil survei yang dilakukan lembaganya di 34 provinsi seluruh Indonesia menghasilkan, PDIP masih jadi favorit untuk dipilih masyarakat.

“Berdasarkan hasil survei posisi tertatas masih PDIP,” jelas Muslimin di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2019).

Lima parpol teratas yakni PDIP dengan elektabilitas 25,2 persen, Partai Gerindra 15,2 persen, Partai Golkar 9,0 persen, PKB 8,1 persen, Partai Nasdem 5,3. Posisi keenam hingga kesepuluh yakni Partai Demokrat 4,5 persen, PPP 4,3 persen, PKS 4,2 persen, Perindo 2,7 persen, dan PAN 2,7 persen.

Selanjutnya ada PSI 1,5 persen, partai Hanura 0,6 persen, PBB 0,4 persen, Partai Berkarya 0,3 persen, Partai Garuda 0,2 persen dan PKPI 0,1 persen.

Muslimin pun memperkirakan hanya akan delapan partai yang akan lolos ambang batas parlemen. Meski begitu dirinya menekankan PAN dan Perindo masih bisa lolos.

Sedang elektabilitas capres-cawapres, pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih unggul dengan persentase sebesar 53,2 persen. Sementara, elektabilitas pasangan Prabowo-Sandiaga di angka 34,1 persen.

“Elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf pada saat ini mengungguli pasangan Prabowo-Sandi dengan selisih 19,1 persen,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya.

“Sementara sebanyak 12,7 persen pemilih belum menentukan pilihan,” tambah dia.

Menurut Yunarto, elektabilitas kedua pasangan capres cawapres cenderung stagnan. Berdasarkan hasil survei sebelumnya, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf pada periode April hingga Oktober 2018 mengalami penurunan dari 58,8 persen turun ke 53,2 persen.

Sementara pada periode yang sama, elektabilitas Prabowo-Sandi mengalami kenaikan dari 30 persen naik ke 35,5 persen. Namun pada periode survei Oktober hingga Desember keduanya elektabilitas pasangan capres cawapres cenderung stagnan.

Pasangan Jokowi-Ma’ruf tetap di angka 53,2 persen. Sementara Prabowo-Sandiaga turun dari angka 35,5 ke 34,1 persen. “Jadi elektabilitas dua kandidat capres kita terjadi stagnasi suara,” jelas Yunarto. Survei ini dilakukan pada periode 22 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019 dengan responden sebanyak 2 ribu sampel serta margin of error sebesar 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...
KRONIK

Erma Susanti Tegaskan Perempuan Harus Suarakan Kesetaraan Gender di Era Digital Indonesia

Erma Susanti dorong perempuan Indonesia aktif menyuarakan kesetaraan gender melalui media sosial sebagai bagian ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...