Kamis
15 Oktober 2026 | 1 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

3 Pesan Jokowi ke Pengemudi Ojek Online

pdip-jatim-jokowi-ojol1

JAKARTA – Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat menyinggung masalah politik saat berpidato di depan pengemudi ojek online di Kemayoran, Sabtu 12 Januari 2019.

Berikut poin pidato Jokowi di depan para pengemudi ojek online itu:

1. Jaga Persatuan

Jokowi menitip pesan ke para pengemudi ojek online itu  agar tetap menjaga persatuan di tengah tahun politik Pemilu Presiden 2019.

“Sudah jadi sunatullah (ketetapan Allah) kalau kita berbeda-beda, beda suku, adat, budaya, dan tradisi,” kata Jokowi di Hall A Jakarta Internasional Expo, Jakarta Pusat, Sabtu, 12 Januari 2019.

Hanya saja, kata Jokowi, perbedaan itu kerap jadi masalah ketika memasuki tahun politik. “Dimulai dari yang namanya politik, ada pemilihan bupati, ada pemilihan presiden, kita kayak gak bersaudara lagi.” Jokowi menyayangkan terjadi hal ini karena menurut dia, perbedaan adalah satu hal yang biasa di era demokrasi.

2. Pilih Kandidat Pemimpin

Dalam memilih calon pemimpin, Jokowi mengingatkan agar masyarakat melihat beberapa hal.

“Ya dilihat saja kandidatnya, punya pengalaman atau tidak, punya prestasi atau tidak, rekam jejaknya seperti apa, dilihat, punya ide apa dilihat, program gagasan dilihat, lihat itu saja,” ujar Jokowi.

Jangan sampai, kata Jokowi, perbedaan pilihan politik membuat hubungan antar sesama menjadi buruk.

Sebab, kata Jokowi, pemilihan akan selalu ada setiap lima tahun sekali. Presiden, wali kota, dan bupati, pun akan terus ada. “Jangan sampai menyebabkan kita diaduk-aduk oleh politikus, negara ini negara besar.”

3. Cerita dari Afghanistan

Kepada para pengemudi ojek online itu, Jokowi menceritakan juga percapakannya dengan ibu dari Ashraf Ghani, Presiden Afghanistan, saat melakukan kunjungan kerja ke negara itu. Ibu dari Ashraf, kata Jokowi, bercerita bahwa dulunya Afghanistan merupakan negara yang damai. Sampai akhirnya dua dari tujuh suku di sana bertikai sehingga terjadi perang selama 40 tahun lebih sampai sekarang.

Indonesia, kata Jokowi, memiliki setidaknya 714 suku dan beruntung, situasi masih bisa berlangsung kondusif. Oleh karena itu, Jokowi juga berpesan agar masyarakat jangan terganggu gara-gara pesta demokrasi yang hanya diadakan lima tahun sekali. “Titipan saya itu, jaga kerukunan kita, jaga persatuan kita sebagai saudara sebangsa setanah air.” (tempo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Anak Muda Magetan Didorong Tanggap Bencana, Manfaatkan Medsos hingga Turun Lapangan

MAGETAN – Generasi Z (Gen Z) dan kaum muda memiliki posisi strategis untuk menjadi motor penggerak sekaligus ...
EKSEKUTIF

Rijanto Sidak Dua Proyek Strategis Blitar, Pastikan Jalan dan Jembatan Tepat Sasaran

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto turun langsung meninjau rencana perbaikan jalan di Dusun Kepek, Desa Ngeni, ...
KRONIK

Gelar GAS NIKAH di Yayasan Taufiqus Sibyan, Hj. Ansari Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengingatkan masyarakat agar mencatatkan pernikahan ...
KOLOM

Pendidikan Karakter dan Cinta Tanah Air : Catatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Oleh Susy Cecilia Agustina S.* IBARAT pohon, cinta tanah air tidak tiba-tiba tumbuh, tapi perlu disemai, dipupuk, ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Entrepreneur dan Buka Lapangan Kerja

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong generasi muda menjadi entrepreneur yang mampu ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Lindungi Warga Terdampak Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran ...