Jumat
24 Juli 2026 | 12 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Karyawan Pakuwon Siap Pilih Nomor 2 di Pilgub Jawa Timur

pdip jatim gus ipul pakuwon1

SURABAYA – Karyawan PT Pakuwon Jati Tbk akan menyalurkan pilihan kepada pasangan calon (Paslon) Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno dalam Pilgub Jatim. Dukungan ini disampaikan dalam acara Halal Bihalal Bersama Gus Ipul di Convention Hall Tunjungan Plaza (TP) 3 Surabaya, Selasa (19/6/2018).

Di acara ini seluruh karyawan TP di bawah PT Pakuwon Jati Tbk menyatakan siap memilih Gus Ipul-Puti pada coblosan pilgub 27 Juni 2018 depan.

Acara halal bihalal ini juga dimeriahkan penampilan artis ibu kota, Charlie Van Houten untuk mendorong dukungan terhadap pasangan calon nomor urut dua di pemilihan gubernur ini. Bahkan, acara ini juga dihadiri jajaran petinggi PT Pakuwon Jati, Tbk sebagai bukti dukungan terhadap Gus Ipul.

“Kalian pasti sepakat untuk memilih nomor dua. Mari kita sukseskan pilgub ini,” kata Director PT Pakuwon Jati, Tbk Sutandi Purnomosidi dalam sambutannya.

Dukungan yang diberikan Sutandi bukan sekadar omongan saja. Dari panggung acara, Sutandi mengacungkan dua jari untuk membuktikan keseriusan terhadap dukungan paslon nomor dua.

Sebab, paslon nomor dua ini dianggap sebagai representasi Pancasila yang mendukung perbedaan di Jawa Timur, tetapi tidak terjadi perpecahan di dalamnya.

Gus Ipul bersyukur dan mengapresiasi dukungan karyawan Pakuwon.

Menurutnya, dunia industri perlu didukung untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Karena dalam dunia industri ada pra pekerja yang artinya perlu disiapkan kebutuhan untuk menjadi pekerja, kemudian pekerja dan pasca kerja.

“Jadi ini harus disiapkan supaya pekerja siap menghadapi semua persoalan dalam dunia industri,” ujarnya.

Gus Ipul menyebutkan, pra-pekerja adalah bagaimana menyiapkan orang-orang yang mau kerja untuk masuk dunia industri. Kemudian bagi yang sudah profesional dan bekerja, pekerja ini harus mendapatkan hak-haknya sebagai pekerja bisa terpenuhi secara keseluruhan.

Dengan begitu, pekerja ini akan bekerja profesional untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam pekerjaan.

Kemudian yang terakhir adalah pasca bekerja, pekerja harus bersiap untuk menghadapi ini.

Sedangkan perusahaan atau industri harus memberikan hak-hak bagi pekerja yang pensiun sesuai dengan haknya. Jangan sampai pekerja dirugikan karena pekerjaan telah berakhir dan tidak memperoleh pensiunannya.

“Semua harus terpenuhi hak dan kewajiban pekerja, hak kepada perusahaan dan hak kepada karyawan,” tegas keponakan Gus Dur ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pedagang Pasar Baru Magetan Cemas Tergusur Rencana Pembangunan Bioskop, DPRD Turun Tangan

MAGETAN – Kawasan Pasar Baru Magetan kembali menjadi sorotan. Belum usai persoalan penataan parkir, kini muncul ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Mulai Musran-Musanran, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memulai Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting dari Kecamatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tertibkan Parkir Surabaya, 250 Lokasi Disegel dan Makam Keputih Terapkan Gate System

Pemkot Surabaya menertibkan pengelolaan parkir dengan menyegel 250 lokasi yang belum berizin serta menerapkan gate ...
LEGISLATIF

Hari Anak Nasional, Kanang Berbagi Motivasi kepada Wali Murid SDN Margomulyo 2 Ngawi

NGAWI – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SDN Margomulyo 2 Ngawi. ...
LEGISLATIF

Dukung Sekolah Terintegrasi, Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Tolak Pengambilalihan Aset Daerah

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dan Sekolah Rakyat, ...
RUANG MERAH

Menghitung Genarasi Emas dari Lambung

Oleh Martin Rachmanto ADA sebuah fragmen ingatan yang abadi dari dekade 1950-an, ketika halaman Istana Negara belum ...