Jumat
24 Juli 2026 | 3 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bukber, Risma Ajak Warga Kampung Lawas Pilih Gus Ipul-Puti

pdip-jatim-risma-maspati1

SURABAYA – Kampung Maspati jadi tujuan akhir Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bertemu dengan warganya di bulan puasa. Silaturahmi Risma di kampung lawas ini dilakukan jelang buka puasa bersama, kemarin.

Kedatangan Risma disambut kemeriahan musik patrol yang dimainkan arek-arek dan ibu-ibu kampung tersebut.

Apalagi, warga kampung itu sangat senang dengan kedatangan orang nomor satu di Pemerintahan Kota Surabaya tersebut. Sampai-sampai mereka mengikuti arahan Mak’ e Arek Suroboyo itu dalam menentukan pilihan pada Pilgub Jatim 2018.

“Berkat Bu Risma, Kampung ini bisa menjadi terkenal sampai di lingkungan internasional, sehingga kami siap untuk mengikuti apapun arahan Bu Risma dalam menentukan pilihan pada Pilgub Jatim 2018,” ucap Sabar Swastono, seorang tokoh masyarakat Kampung Maspati.

“Kami tidak mungkin bisa sampai di titik ini kalau bukan karena Bu Risma. Jadi, kami siap untuk tunduk dan patuh kepada Ibu,” ujarnya.

Di sela sebelum ikut buka puasa bersama, Risma menyampaikan, kedatangan dirinya memang ingin mengajak warga Kota Surabaya supaya memilih pasangan calon nomor 2, Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf akrab dipanggil Gus Ipul dan Wakil Gubernur, Puti Guntur Soekarno dikenal Mbak Puti.

Bahkan, Risma minta warga yang tinggal di Kampung Lawas Maspati, pada 27 Juni mendatang supaya datang ke TPS, untuk mencoblos nomor 2.

“Salah satu program komitmen Gus Ipul dan Mbak Puti memberikan pendidikan gratis untuk SMA dan SMK,” terang Risma.

Menurut dia, melalui pendidikan, ke depan bisa mengurangi angka kemiskinan. Karena, program itu, menjadikan anak-anak tidak putus sekolah.

Artinya, anak-anak yang lulus sekolah sampai SMP, maka bisa melanjutkan pendidikannya di tingkat SMA/ SMK. Karena pendidikan lanjutan itu sudah digratiskan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Tapi, untuk meraih pendidikan gratis di SMA/SMK ini, mari kita dukung Gus Ipul-Mbak Puti menjadi pemimpin Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Karena dengan pendidikan gratis, maka derajat dari mereka yang tidak mampu ini bisa diangkat,” ujar Risma.

“Mereka bisa meningkatkan taraf hidup melalui pendidikan. Kalau mereka tidak bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak, maka mereka tidak akan bisa keluar dari jurang kemiskinan,” pungkas Risma. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pedagang Pasar Baru Magetan Cemas Tergusur Rencana Pembangunan Bioskop, DPRD Turun Tangan

MAGETAN – Kawasan Pasar Baru Magetan kembali menjadi sorotan. Belum usai persoalan penataan parkir, kini muncul ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Mulai Musran-Musanran, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memulai Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting dari Kecamatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tertibkan Parkir Surabaya, 250 Lokasi Disegel dan Makam Keputih Terapkan Gate System

Pemkot Surabaya menertibkan pengelolaan parkir dengan menyegel 250 lokasi yang belum berizin serta menerapkan gate ...
LEGISLATIF

Hari Anak Nasional, Kanang Berbagi Motivasi kepada Wali Murid SDN Margomulyo 2 Ngawi

NGAWI – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SDN Margomulyo 2 Ngawi. ...
LEGISLATIF

Dukung Sekolah Terintegrasi, Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Tolak Pengambilalihan Aset Daerah

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dan Sekolah Rakyat, ...
RUANG MERAH

Menghitung Genarasi Emas dari Lambung

Oleh Martin Rachmanto ADA sebuah fragmen ingatan yang abadi dari dekade 1950-an, ketika halaman Istana Negara belum ...