Selasa
09 Juni 2026 | 12 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bukber, Risma Ajak Warga Kampung Lawas Pilih Gus Ipul-Puti

pdip-jatim-risma-maspati1

SURABAYA – Kampung Maspati jadi tujuan akhir Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bertemu dengan warganya di bulan puasa. Silaturahmi Risma di kampung lawas ini dilakukan jelang buka puasa bersama, kemarin.

Kedatangan Risma disambut kemeriahan musik patrol yang dimainkan arek-arek dan ibu-ibu kampung tersebut.

Apalagi, warga kampung itu sangat senang dengan kedatangan orang nomor satu di Pemerintahan Kota Surabaya tersebut. Sampai-sampai mereka mengikuti arahan Mak’ e Arek Suroboyo itu dalam menentukan pilihan pada Pilgub Jatim 2018.

“Berkat Bu Risma, Kampung ini bisa menjadi terkenal sampai di lingkungan internasional, sehingga kami siap untuk mengikuti apapun arahan Bu Risma dalam menentukan pilihan pada Pilgub Jatim 2018,” ucap Sabar Swastono, seorang tokoh masyarakat Kampung Maspati.

“Kami tidak mungkin bisa sampai di titik ini kalau bukan karena Bu Risma. Jadi, kami siap untuk tunduk dan patuh kepada Ibu,” ujarnya.

Di sela sebelum ikut buka puasa bersama, Risma menyampaikan, kedatangan dirinya memang ingin mengajak warga Kota Surabaya supaya memilih pasangan calon nomor 2, Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf akrab dipanggil Gus Ipul dan Wakil Gubernur, Puti Guntur Soekarno dikenal Mbak Puti.

Bahkan, Risma minta warga yang tinggal di Kampung Lawas Maspati, pada 27 Juni mendatang supaya datang ke TPS, untuk mencoblos nomor 2.

“Salah satu program komitmen Gus Ipul dan Mbak Puti memberikan pendidikan gratis untuk SMA dan SMK,” terang Risma.

Menurut dia, melalui pendidikan, ke depan bisa mengurangi angka kemiskinan. Karena, program itu, menjadikan anak-anak tidak putus sekolah.

Artinya, anak-anak yang lulus sekolah sampai SMP, maka bisa melanjutkan pendidikannya di tingkat SMA/ SMK. Karena pendidikan lanjutan itu sudah digratiskan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Tapi, untuk meraih pendidikan gratis di SMA/SMK ini, mari kita dukung Gus Ipul-Mbak Puti menjadi pemimpin Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Karena dengan pendidikan gratis, maka derajat dari mereka yang tidak mampu ini bisa diangkat,” ujar Risma.

“Mereka bisa meningkatkan taraf hidup melalui pendidikan. Kalau mereka tidak bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak, maka mereka tidak akan bisa keluar dari jurang kemiskinan,” pungkas Risma. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Diana Sasa Temukan Banyak Mata Air di Lokasi Tambang Sayutan: “Harus Dievaluasi”

MAGETAN – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung meninjau lokasi aktivitas tambang di Desa ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi untuk Lindungi Industri Manufaktur

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendesak pemerintah menyiapkan langkah mitigasi konkret untuk menjaga daya ...
KRONIK

Bupati Ipuk Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 75 Persen

BANYUWANGI – Pemerintah pusat membangun Sekolah Rakyat (SR) di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya ...
KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, BPEK Tuban “Ngangsu Kaweruh” Ideologi dan Ekonomi Kreatif di Blitar

KOTA BLITAR – Memperingati hari kelahiran Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pemberdayaan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...