Selasa
27 Oktober 2026 | 2 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Pesan Sesepuh Muhammadiyah Jombang untuk Puti Guntur

pdip-jatim-puti-sesepuh-muhammadiyah-jombang1

JOMBANG – Tidak hanya dengan kalangan Nahdliyin, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno intensif menjalin silaturahmi dengan kalangan Muhammadiyah.

Pada Senin (11/6/2018) hari ini, cawagub pendamping Cagub Saifullah Yusuf (Gu Ipul) itu minta doa restu pada seorang tokoh Muhammadiyah, yakni KH Abdul Mukhid Djaelani, Penasehat PD Muhammadiyah Jombang.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 45 menit itu, Mbak Puti mendapat wejangan langsung dari KH Abdul Mukhid Djaelani, mengenai kepemimpinan.

Bahkan, Kiai Mukhid juga berdoa dan titip pesan kepada Puti Guntur Soekarno, jika nantinya menjadi seorang pemimpin itu harus amanah dan merakyat.

“Saya hanya pesan agar berdoa untuk kakeknya, Bung Karno, dan untuk Bapak Guntur Soekarno Putra beserta anak cucunya,” kata Kiai Muchid.

“Pesan penghidupannya ada 3 yaitu takwa kepada Allah SWT, berbuat tobat dan berbuat baik kepada semua orang. Tidak pandang bulu,” lanjut Kiai Muchid.

Pesan lanjutnya, kata dia, seperti sabda Nabi Muhammad SAW agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan. “Kalau gubernur itu misah-misahno (memecah belah), diskriminasi, gak bakal slamet (tidak akan selamat). Itu banyak contohnya,” tambah Kiai Muchid.

Kiai Muchid berpesan pada Puti untuk terus merekatkan kembali antar umat beragama. Selain itu, Puti Guntur Soekarno juga mendapatkan doa dari ulama sepuh itu.

Usai pertemuan, Mbak Puti mengaku silaturahmi dengan Kiai Mukhid itu sangat perlu. Sebab, dirinya sebagai anak muda harus mendengarkan arahan dan nasehat orang tua.

Terutama, mengenai pembangunan Jawa Timur ke depannya itu seperti apa dan bagaimana. Serta nasehat, jika dirinya menjadi seorang pemimpin, Wakil Gubernur Jawa Timur mendampingi Gus Ipul sebagai Gubernur itu harus amanah dan mencintai rakyatnya.

“Pemimpin yang amanah dan mencintai rakyatnya. Itu doa yang saya dapat dari Kiai Mukhid saat bertemu dengannya,” ucap Mbak Puti.

Selain itu, Mbak Puti juga mendapat nasehat dari Kai Mukhid. Jika ke depannya menjadi seorang pemimpin, Puti harus menerima masukan.

Seperti sama halnya yang dilakukan pada sosok Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, mau mendengarkan nasehat dari para kiai, ulama, dan tokoh agama.

Karena dari nasehat itu nantinya juga untuk kepentingan kemaslahatan umat. “Apalah artinya dari sebuah nama, jabatan. Jika tidak amanah. Karena, saat orang meninggal tidak akan membawa apa-apa. Itu pesan dan amanah dari Pak Kiai,” tutur Mbak Puti. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Kekerasan Anak Medokan, Armuji Dukung Evaluasi UU Perlindungan Anak

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Wira Wiri Kenpark–Purabaya Naik Kelas, Kapasitas Armada Perlu Ditambah

SURABAYA – Tingginya keterisian penumpang dan panjangnya jarak perjalanan menjadi alasan Ketua Komisi C DPRD ...
MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...