Rabu
22 April 2026 | 9 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gus Ipul Ajak Generasi Muda Teladani Perjuangan Kyai Achyat Mojokerto

pdip-jatim-GI-Sabilul-Muttaqin1

MOJOKERTO – Cagub Jatim Saifullah Yusuf menyebut Al Maghfurllah KH Achyat Chalimy, pendiri Ponpes Sabilul Muttaqin, Kota Mojokerto, sebagai tokoh pejuang yang patut diteladani generasi muda.

Menurut Gus Ipul, Kyai Achyat adalah salah satu pejuang di masa kemerdekaan sejak saat masih muda. “Paling penting adalah kesetiaan beliau untuk bersama-sama membangun solidaritas perjuangan,” kata Gus Ipul, di acara Semaan Al-Quran Al-Ittihad dan Hadrah Ishari se-Jatim menyambut haul KH Achyat Chalimy, Kamis (12/4/2018) malam.

Selain Gus Ipul, hadir juga tokoh dan sejumlah kyai pengasuh pesantren di Mojokerto. Seperti  Wali Kota Mojokerto yang juga alumni Sabilul Muttaqin, Mas’ud Yunus; Kabiro Humas dan Hukum Kemenpora Amar Ahmad.

Semangat kebersamaan yang dibangun Kyai Achyat dimulai dari Ponpes Tebuireng, Jombang. “Dimulai dari liwet (masak) bareng, sinau (belajar) bareng, ngaji bareng, muncul ide untuk ikut berjuang memerdekakan bangsa ini,” cerita Gus Ipul.

Kyai Achyat lantas menambah aktivitasnya dengan belajar silat yang kemudian membentuk semacam batalion. Dia termasuk salah satu pendiri Laskar Hizbullah, barisan pasukan militer yang terdiri dari kyai, santri serta kalangan masyarakat lainnya.

Pasukan ini berjihad melawan sekutu yang hendak menjajah kembali setelah Indonesia merdeka di 1945. Di Laskar Hizbullah, Kyai Achyat adalah pemimpin kompi khusus yang tugasnya mengawal para ulama di barisan sabilillah.

Kyai Achyat juga pernah ditunjuk sebagai Ketua Ansor Nahdlatoel Oelama (ANO) Mojokerto, dan pernah terpilih sebagai anggota konstituante (semacam MPR) pada masa berlakunya UUDS RI Tahun 1950 selama dua tahun.

“Semangat perjuangan berubah dengan semangat mencerdaskan anak-anak bangsa. Kiai Achyat berjuang untuk meningkatkan kualitas SDM anak Indonesia,” urai Gus Ipul.

Kemarin Gus Ipul juga menghadiri undangan pertemuan silaturahmi bersama ribuan Muslimat NU di Ponpes Al-Falah, Ploso, Mojo, Kediri.

Mengenakan seragam kebesaran Muslimat berwarna hijau-hijau, ibu-ibu tersebut secara terbuka menyatakan dukungan kepada keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini dengan berbagai alasan. Satu di antaranya ingin patuh dengan ajakan atau dawuh kyai.

“Tidak hanya Muslimat Kediri, tapi ada juga beberapa tokoh Muslimat dari Blitar yang rawuh karena ingin memberikan dukungan kepada Gus Ipul,” kata KH Nurulhuda Djazuli, pengasuh pesantren Al-Falah Ploso.

Dalam kesempatan ini, KH Nurul Huda meminta para elit Muslimat tidak mengintimidasi anggotanya yang akan mendukung Gus Ipul. Apalagi Gus Ipul adalah calon pilihan kyai sedangkan Muslimat adalah organisasi di bawah naungan para kyai.

“Gus Ipul ini pilihan kyai. Dan tidak mungkin kyai itu memilihkan yang buruk. Jadi Gus Ipul ini pilihan kyai dan sebagai warga Muslimat sangat disayangkan jika tidak nurut kyai. Jadi jangan sampai melarang-larang Muslimat nurut kyai,” ujarnya.

Senada, pengasuh Pesantren Al Amin, Kediri KH Anwar Iskandar mengatakan, Muslimat adalah organisasi para santri sehingga mengikuti ulama dan kyai adalah sebuah keharusan.

“Ibnu Malik, Al-Andalusy mengatakan, ilmu seseorang santri bisa spontan hilang kalau tidak nurut guru atau kyai. Muslimat saat ini berbondong-bondong berbalik dan kembali nurut kyai pilih Gus Ipul,” kata KH Anwar. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jombang Siapkan Langkah Mitigasi Hadapi “El Nino Godzilla”

JOMBANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jombang bersama Fraksi PDI Perjuangan DPRD setempat ...
EKSEKUTIF

Buang Sampah Sembarangan di Surabaya Bakal Disanksi Bersihkan Sungai 3 Hari

Buang sampah sembarangan di Surabaya bakal kena sanksi sosial bersihkan sungai 3 hari, Pemkot perkuat pengawasan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Tanam Umbi-umbian, Antisipasi Krisis Pangan

PDIP Jember tanam komoditas pangan alternatif seperti singkong dan ubi untuk antisipasi krisis pangan dan kurangi ...
KRONIK

Momentum Hari Kartini, Sarinah Banyuwangi Perkuat Gerakan Perempuan Lintas Profesi

BANYUWANGI – Organisasi perempuan Sarinah Banyuwangi menegaskan perannya sebagai motor penggerak pemberdayaan ...
LEGISLATIF

Sutardi Soroti MBG, Minta Higienitas dan Pengawasan Diperketat

Sutardi minta pengawasan dan higienitas MBG diperketat usai dugaan keracunan siswa di Madiun, DPRD dorong evaluasi ...
LEGISLATIF

Jaga Keselamatan Warga, Agung Minta Dishub Tegas Tertibkan Dump Truck Tanpa KIR

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) agar ...