Kamis
25 Juni 2026 | 4 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Gelar Wayang Semar Bangun Candi Saptahrga

pdip-jatim-djarot-wayangan

JAKARTA – DPP PDI Perjuangan menggelar wayangan semalam suntuk yang dihadiri oleh Sekjen Hasto Kristiyanto dan Calon Wagub Jakarta nomor urut 2 Djarot Saiful Hidayat. Pentas malam ini mengangkat lakon bertema kepemimpinan berjudul “Semar Mbangun Candi Saptaharga” oleh Dalang Ki Seno Nugroho.

Acara itu dilaksanakan di lapangan parkiran kantor DPP PDIP Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (28/1/2017) malam.

Hasto mengatakan acara itu dilaksanakan dalam rangka HUT ke-44 PDIP dan ulang tahun Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“Sekaligus mohon doa restu agar Pilkada DKI dan Pilkada Serentak dapat berjalan dengan lancar,” kata Hasto.

“Wayangan ini akan mengingatkan seluruh kader PDIP bahwa didalam memimpin harus selalu memperhatikan para Punokawan atau para Wong Cilik.”

Ratusan warga masyarakat ikut di acara itu, bersama dengan para kepala daerah PDI Perjuangan dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Diantara kepala daerah yang hadir adalah Bupati Banyumas Achmad Husein dan wakilnya, Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko, Wakil Bupati Kediri Masykuri Ikhsan, Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, dan lain-lain.

“Semuanya bergotong-royong demi kemenangan Pak Ahok dan Pak Djarot,” kata Hasto.

Kehadiran Djarot langsung menarik perhatian masyarakat yang berebut bersalaman dengannya. Djarot mengatakan bahwa dirinya adalah seseorang yang belajar banyak dari gaya kepemimpinan Jawa. Saat bertemu dengan Presiden RI Ketiga BJ Habibie beberapa waktu lalu, dirinya dan Ahok juga dinasehati untuk menanamkan nilai kepemimpinan Jawa. Semisal menggunakan tutur kata yang lebih halus.

Djarot sendiri mengaku tak sulit untuk menjalankannya. Sebab selain berasal dari Jawa, dirinya adalah Walikota Blitar selama 10 tahun.

Menurutnya, gaya kepemimpinan Jawa memang penting. Apalagi, ada banyak warga Jakarta yang juga berasal dari Jawa.

“Kebetulan saya juga dari Jawa, saya juga ditempa kepemimpinan Jawa selama 10 tahun sebagai walikota Blitar. Jawa itu budaya yang sudah berurat berakar pada masyarakat Indonesia. Bahkan masuknya Islam ke Indonesia dibawa Walisongo oleh budaya, salah satunya lewat wayang,” jelas Djarot.

“Bagi kita, wayang ini bukan sekedar tontonan tapi juga tuntunan,” ungkapnya.

Djarot menegaskan, persoalan budaya harus terus diangkat sebagaimana instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk membangun budaya msayarakat yang plural.

“Saya selalu sampaikan bahwa masuknya agama Islam oleh Walinsongo itu dibawa lewat wayang kulit,” tukasnya.

“Kemarin di Blok S, Rawa Sari, ada spanduk penolakan. Ya enggak apa-apa karena mereka tidak paham, katanya tidak sesuai syariat islam. Alhamdulilah masyarakat yang cerdas dan paham lebih banyak. Banyak yang datang meski ada penolakan,” beber Djarot.  (satupembaruan)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Diana Sasa ke 1.500 Wisudawan Unesa: Ijazah dan IPK Saja Tak Cukup Hadapi Dunia Kerja

Anggota DPRD Jatim sekaligus alumnus Unesa, Diana Sasa, mengingatkan 1.500 wisudawan Unesa agar tidak hanya ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Kantor PDIP Kabupaten Malang Menjelma Ruang Zikir untuk Bung Karno dan Negeri

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menggelar Tawasulan dan Dialog Kebangsaan bertajuk “Lautan Doa” untuk ...
KRONIK

Bupati Ipuk Apresiasi Kemah Akbar “Cinta Alam Indonesia” LDII Banyuwangi

BANYUWANGI – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Ajak Bonek Salurkan Keberanian untuk Jaga dan Bangun Surabaya

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengajak Bonek menyalurkan keberanian dan loyalitas menjadi energi positif ...
KRONIK

MH Said Abdullah Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bersama Guru Ngaji

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, MH Said Abdullah, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Malang Soroti Wacana WFH ASN, Minta Pemkot Tertibkan Penggunaan BBM Subsidi

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang mempertanyakan urgensi wacana Work From Home (WFH) bagi ASN pasca-kenaikan ...