Kamis
25 Juni 2026 | 4 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diana Sasa ke 1.500 Wisudawan Unesa: Ijazah dan IPK Saja Tak Cukup Hadapi Dunia Kerja

pdip jatim 160625 ika unesa

Anggota DPRD Jatim sekaligus alumnus Unesa, Diana Sasa, mengingatkan 1.500 wisudawan Unesa agar tidak hanya mengandalkan ijazah dan IPK. Di tengah disrupsi AI dan perubahan dunia kerja, lulusan dituntut memiliki resiliensi, kreativitas, integritas, dan kemampuan beradaptasi.

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur sekaligus alumnus Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Diana Sasa, mengingatkan 1.500 wisudawan Unesa agar tidak hanya mengandalkan ijazah dan indeks prestasi kumulatif (IPK) saat memasuki dunia kerja.

Di tengah perubahan teknologi yang kian cepat, disrupsi kecerdasan buatan, dan ketidakpastian global, lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki daya lenting, kemampuan beradaptasi, serta integritas yang kuat.

Pesan itu disampaikan Diana Sasa dalam Wisuda ke-120 Unesa, saat 1.500 lulusan resmi bergabung ke dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unesa di Graha Unesa, Kamis (25/6/2026).

“Hari ini adik-adik diwisuda. Besok mereka akan diuji oleh dunia. Dunia yang berubah sangat cepat. Era Industri 5.0 dan dinamika global penuh ketidakpastian. Kondisi ini membuat lulusan perguruan tinggi harus memiliki daya lenting atau resiliensi,” kata Diana Sasa usai secara simbolik mewakili IKA Unesa menerima para wisudawan.

Menurut alumnus Unesa angkatan 1999 itu, ukuran keberhasilan lulusan perguruan tinggi saat ini tidak lagi ditentukan semata oleh nilai akademik. Dunia kerja dan kehidupan sosial, kata dia, menuntut kapasitas yang jauh lebih luas untuk menjawab perubahan yang terjadi nyaris tanpa jeda.

“Karena itu, menghadapi zaman ini, ijazah dan IPK saja tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, berinovasi, sekaligus menjaga integritas,” ujarnya.

Diana menilai perkembangan teknologi telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk dunia kerja. Sejumlah jenis pekerjaan mulai terdampak otomatisasi dan kecerdasan buatan. Namun di tengah perubahan itu, ia menegaskan masih ada kualitas manusia yang tidak akan tergantikan mesin.

“Kualitas yang paling dibutuhkan zaman ini bukan hanya kecerdasan intelektual, melainkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, empati, dan integritas. Hal-hal yang tidak bisa digantikan oleh mesin,” tuturnya.

Ia menambahkan, tantangan generasi muda saat ini bukan sekadar mencari pekerjaan, melainkan bagaimana mampu mengambil peran dalam menjawab persoalan yang muncul di tengah masyarakat. Karena itu, lulusan Unesa diharapkan tidak berhenti sebagai pencari kerja, tetapi juga menjadi pencipta solusi dan pembuka peluang.

“Kami di Ikatan Alumni Unesa berharap para lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta solusi bagi masyarakat, menciptakan peluang,” katanya.

Diana juga menekankan pentingnya jaringan alumni dalam mendampingi lulusan baru menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Melalui IKA Unesa, para alumni diharapkan dapat saling terhubung, berbagi pengalaman, dan berkolaborasi dalam mengembangkan kapasitas generasi muda Unesa.

Wisuda ke-120 Unesa kali ini menjadi momentum bergabungnya sekitar 1.500 lulusan baru ke dalam keluarga besar alumni kampus. Di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat, mereka diharapkan mampu menjaga semangat belajar sepanjang hayat, tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja, dan hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai tantangan sosial maupun ekonomi.

“Selamat kepada seluruh wisudawan. Selamat datang di dunia yang sesungguhnya,” pungkas Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan itu. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

25 Tahun Mengabdi di Pelosok, Bidan Sunarti dapat Apresiasi dari DPC Ngawi

NGAWI – Tiga bidan di Kabupaten Ngawi mendapatkan penghargaan dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi dalam rangka ...
KRONIK

Diana Sasa ke 1.500 Wisudawan Unesa: Ijazah dan IPK Saja Tak Cukup Hadapi Dunia Kerja

Anggota DPRD Jatim sekaligus alumnus Unesa, Diana Sasa, mengingatkan 1.500 wisudawan Unesa agar tidak hanya ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Kantor PDIP Kabupaten Malang Menjelma Ruang Zikir untuk Bung Karno dan Negeri

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menggelar Tawasulan dan Dialog Kebangsaan bertajuk “Lautan Doa” untuk ...
KRONIK

Bupati Ipuk Apresiasi Kemah Akbar “Cinta Alam Indonesia” LDII Banyuwangi

BANYUWANGI – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Ajak Bonek Salurkan Keberanian untuk Jaga dan Bangun Surabaya

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengajak Bonek menyalurkan keberanian dan loyalitas menjadi energi positif ...
KRONIK

MH Said Abdullah Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bersama Guru Ngaji

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, MH Said Abdullah, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, ...