Selasa
11 Agustus 2026 | 10 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

MH Said Abdullah Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bersama Guru Ngaji

PDIP-Jatim Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan 24062026

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, MH Said Abdullah, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, pada Selasa (23/6/2026), di Ballroom Debaghraf Hotel Sumenep.

Kegiatan yang diikuti para guru ngaji dan tokoh pemuda dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep itu diawali dengan istighasah untuk keselamatan bangsa yang dipimpin KH Jumaatun.

Moh. Fauzi, tenaga ahli MH Said Abdullah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah penguatan nilai-nilai kebangsaan.

“Penting untuk selalu menguatkan nilai-nilai kebangsaan kita di dalam rangka menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat,” ujar Fauzi.

Menurutnya, di era digital, sosialisasi empat pilar kebangsaan dapat menjadi filter terhadap berbagai informasi dan paham yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan kearifan lokal.

“Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan satu kesatuan yang dapat menjadi filter untuk menyaring berbagai informasi, menyaring paham-paham yang akan mengoyak keutuhan kita sebagai bangsa,” jelasnya.

Salah seorang narasumber, Amir Syarifuddin, menekankan pentingnya pemahaman agama yang utuh dan tidak parsial agar tidak melahirkan sikap ekstrem maupun intoleran.

“Kadang ada yang hanya melihat teks, tetapi mengabaikan konteks. Padahal satu ayat bisa memiliki banyak tafsir dan penjelasan. Pemahaman yang sempit berpotensi melahirkan sikap yang justru bertentangan dengan nilai agama itu sendiri,” ujarnya.

Menurut Amir, tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks. Selain persoalan ideologi, masyarakat juga dihadapkan pada fanatisme sempit, lemahnya penegakan hukum, hingga dampak globalisasi yang dapat memengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia mengingatkan pentingnya kemampuan masyarakat dalam memahami persoalan secara utuh dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang hanya menampilkan sebagian fakta.

“Yang tampak di luar belum tentu sama dengan yang terjadi di dalam. Karena itu penting bagi masyarakat untuk memahami persoalan secara lebih mendalam,” terangnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Bidik Talenta Muda Menuju Timnas dan Level Internasional

Soekarno Cup 2026 menjadi panggung talenta muda dari 16 provinsi yang diproyeksikan menjadi cikal bakal pemain ...