Minggu
04 Oktober 2026 | 10 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Blumbang Gedhe Blitar Disiapkan Jadi Destinasi Wisata, Penataan Dimulai 2027

pdip jatim 261004 gogoh iwak 1

BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar menyiapkan kawasan Blumbang Gedhe di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, menjadi salah satu destinasi wisata baru. Penataan kawasan tersebut akan dilakukan secara bertahap mulai awal 2027 dengan melibatkan masyarakat agar pengembangannya sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Blitar Rijanto saat membuka Festival Gogoh Iwak bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Soso, Minggu (4/10/2026).

Menurut Rijanto, pengembangan Blumbang Gedhe tidak hanya diarahkan untuk memperkuat daya tarik wisata, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Blitar telah melakukan perubahan anggaran Tahun 2026 dan membangun kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sejumlah kebutuhan infrastruktur disiapkan, mulai normalisasi air, pelebaran jalan, pembangunan jembatan, dermaga hingga penataan kawasan Blumbang Gedhe.

“Penataan Blumbang Gedhe akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Kita ingin kawasan ini benar-benar memiliki manfaat bagi masyarakat sekaligus dapat menjadi destinasi wisata di Kabupaten Blitar,” ujar Rijanto.

Ia mengatakan, pembangunan kawasan tersebut tidak dapat dilakukan sekaligus. Karena itu, penataan akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan anggaran.

Rijanto juga meminta dukungan masyarakat Desa Soso dalam proses pengembangan Blumbang Gedhe. Kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga masyarakat secara umum dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan tersebut.

“Dukungan masyarakat sangat penting. Karena itu, kami berharap kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh masyarakat dapat bersama-sama mendukung proses penataan Blumbang Gedhe ini agar dapat terselesaikan dengan baik,” katanya.

Festival Gogoh Iwak menjadi salah satu upaya Pokdarwis Desa Soso mengangkat potensi lokal melalui kegiatan berbasis tradisi dan partisipasi masyarakat.

Tradisi menangkap ikan bersama tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, pelestarian budaya serta kepedulian terhadap lingkungan.

Rijanto mengapresiasi Pokdarwis Desa Soso yang mampu mengemas kegiatan masyarakat menjadi agenda yang memiliki nilai sosial sekaligus potensi wisata.

“Festival Gogoh Iwak ini merupakan kegiatan positif karena mengandung nilai kebersamaan dan gotong royong. Ini juga bisa dikembangkan menjadi kegiatan yang menarik sekaligus mengangkat potensi Desa Soso,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan secara kreatif tanpa menghilangkan nilai tradisi yang menjadi karakter masyarakat Desa Soso.

Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menilai pengembangan Blumbang Gedhe perlu melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pengelolaan.

Menurut Guntur, pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan penguatan sumber daya manusia dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pengembangan potensi wisata harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, pembangunan infrastruktur perlu dibarengi dengan keterlibatan masyarakat agar nantinya kawasan ini tidak hanya menjadi tempat kunjungan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi warga,” kata Guntur.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar itu menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah desa dan masyarakat menjadi faktor penting agar pengembangan Blumbang Gedhe berjalan berkelanjutan.

Guntur juga mengapresiasi keberadaan Pokdarwis Desa Soso yang telah mengambil peran dalam menghidupkan potensi lokal melalui Festival Gogoh Iwak.

“Kegiatan seperti Festival Gogoh Iwak ini perlu terus dikembangkan. Tradisi masyarakat tetap dijaga, tetapi pada saat yang sama bisa dikemas menjadi daya tarik wisata yang memiliki nilai ekonomi dan edukasi,” ujarnya.

Festival tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, kepala perangkat daerah terkait, Forkopimcam Gandusari, tokoh masyarakat serta sejumlah pihak lainnya.

Pengembangan Blumbang Gedhe diharapkan tidak hanya melahirkan kawasan wisata baru, tetapi juga memperkuat identitas Desa Soso sebagai desa yang mampu mengelola potensi lokal secara mandiri, partisipatif dan berkelanjutan. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Halaman Kantor PDI Perjuangan Jember Disulap Jadi Ruang Latihan Gandrung

JEMBER – Halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember berubah fungsi menjadi ruang latihan kesenian Gandrung. ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Ingatkan Investasi di Malang Raya Jangan Korbankan Lingkungan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko mengingatkan pemerintah agar geliat ...
LEGISLATIF

Kasus Dugaan Asusila Guru di Kangean, DPRD Jatim Desak Proses Hukum Transparan dan Cepat

SURABAYA – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Indriani Yulia Mariska mendesak kasus dugaan tindakan asusila yang ...
MILANGKORI

Blumbang Gedhe Blitar Disiapkan Jadi Destinasi Wisata, Penataan Dimulai 2027

BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar menyiapkan kawasan Blumbang Gedhe di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, menjadi ...
KABAR CABANG

Peduli Masyarakat Terdampak Kekeringan, PDI Perjuangan Sampang Distribusikan Air Bersih dan Gelar Salat Istisqa

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Sampang turun langsung mendistribusikan air bersih kepada ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong BUMDes dan Koperasi Tani Jadi Motor Pengentasan Kemiskinan di Tuban

SURABAYA – Pengentasan kemiskinan di wilayah pedesaan Kabupaten Tuban dinilai perlu diarahkan pada penguatan ...