Selasa
15 September 2026 | 1 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

IMG-20260914-WA0032

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya Plaosan–Sarangan, Magetan, Jawa Timur, Senin (14/9/2026). Inspeksi ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan para petani terkait lambannya proses pemanenan dan distribusi hasil panen kentang program kemitraan bersama PT Indofood.

Pengecekan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B DPRD Magetan Rita Haryati bersama Wakil Ketua Komisi B Agus Dwi Wibowo. Rita menegaskan, peninjauan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan untuk memastikan nasib para petani terlindungi.

“Kami turun untuk memastikan keluhan petani mendapatkan penjelasan yang jelas, sekaligus mencari solusi agar persoalan ini tidak merugikan pendapatan petani,” ujar Rita di lokasi.

Sebelumnya, sejumlah petani mengeluhkan keterlambatan proses pemanenan di tingkat lahan. Keterlambatan ini mengancam kualitas kentang, bahkan berpotensi membusuk jika terlalu lama dibiarkan di dalam tanah.

Selain masalah keterlambatan distribusi, Komisi B juga menyoroti penurunan alokasi benih program kemitraan. Pasokan benih tercatat menurun drastis dari 300 ton pada 2025 menjadi sekitar 200 ton pada 2026.

Penyebab Gudang Overload dan Respons Pengepul

Dari hasil penelusuran di lapangan, pihak DPRD menemukan bahwa akar masalah keterlambatan pemanenan dipicu oleh kapasitas gudang penampungan yang melampaui batas (overload).

Pertama, penumpukan stok. Gudang pengepul masih dipenuhi hasil panen sebelumnya yang menanti giliran bongkar muat dan penyerapan dari pihak pabrik Indofood.

Kedua, jaminan pengepul. Pihak pengepul memastikan persoalan ini murni mampetnya jalur distribusi, bukan pembatalan penyerapan hasil panen. Begitu kapasitas gudang kembali longgar, panen petani akan langsung ditampung kembali.

Komisi B meminta pihak vendor dan PT Indofood segera memberikan kepastian tanggal penyerapan agar jadwal panen petani tidak makin terbengkalai. Kendati demikian, petani diimbau untuk tetap tenang.

“Kami minta petani tidak panik. Persoalannya pada antrean distribusi. DPRD Magetan akan terus memantau hingga komunikasi antara petani, vendor, pengepul, dan Indofood berjalan lancar,” kata Rita.(rud/hs)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Persoalkan War Room Rp2,5 Miliar, Candra: Memerangi Siapa?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember mempertanyakan urgensi anggaran war room senilai Rp2,5 miliar dalam ...