Jumat
02 Oktober 2026 | 7 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

pdip jatim 260811 maba its

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat karakter, berpikir kritis, integritas, dan kepedulian.

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) agar tidak hanya mengandalkan kemampuan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) di tengah perubahan zaman yang semakin cepat. Penguasaan teknologi, menurut Eri, harus berjalan seiring dengan karakter, kemampuan berpikir kritis, kepedulian terhadap sesama, serta integritas.

Pesan tersebut disampaikan Eri saat menghadiri Pengukuhan Mahasiswa Baru ITS Tahun Akademik 2026/2027 di Kampus ITS Surabaya, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian GEREX ITS 2026 yang juga mencakup pembukaan GERIGI dan UKM Expo ITS 2026.

Eri yang juga Ketua Ikatan Alumni ITS (IKA ITS) mengatakan perkembangan teknologi dan AI tidak boleh membuat mahasiswa kehilangan kemampuan untuk memahami persoalan manusia dan lingkungan di sekitarnya.

Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kemampuan memilah informasi, berpikir kritis, mengambil keputusan secara bertanggung jawab, serta memahami dampak penggunaan teknologi terhadap kehidupan sosial.

Ia juga menekankan pentingnya karakter dan kepedulian sebagai bekal mahasiswa menghadapi dunia yang semakin kompetitif.

“Yang dibutuhkan bangsa hari ini bukan kita mengatakan kita yang terbaik, bukan mengatakan saya yang paling hebat,” ujar Eri.

Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak cukup diukur dari nilai akademik atau kemampuan menjadi yang terbaik secara individual. Kemampuan membantu dan menguatkan orang lain juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter.

Eri meminta mahasiswa baru tidak menjadikan perbedaan asal daerah sebagai sekat dalam membangun persaudaraan. Keberagaman mahasiswa ITS justru harus menjadi kekuatan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif.

“Siapapun kalian dan dari manapun asal kalian, ketika sudah masuk ke Kota Surabaya, masuk ke kampus tercinta kita, ITS, maka kalian harus menjadi bagian dari Kota Surabaya dan menjadi bagian dari ITS tanpa membedakan kalian berasal dari mana,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga integritas dan nama baik almamater. Menurutnya, status sebagai mahasiswa ITS membawa tanggung jawab yang tidak hanya berlaku selama berada di lingkungan kampus.

“Ketika kalian sudah menggunakan almamater ITS, maka tanggung jawab kalian adalah menjaga nama besar ITS. Tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri, secara internasional,” tegasnya.

Ia meminta mahasiswa tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng nama almamater.

“Jangan pernah berbuat kezaliman. Jangan pernah berbuat sesuatu yang tidak benar. Karena ketika kalian melakukan kesalahan, maka almamater kita yang akan tercoreng,” ujarnya.

Eri berharap lulusan ITS tidak berhenti sebagai tenaga profesional, tetapi mampu mengisi ruang-ruang kepemimpinan di berbagai tingkatan.

“Saya berharap lulusan-lulusan ITS akan mengisi kursi Wali Kota Surabaya berikutnya, akan mengisi kursi menteri berikutnya. Bahkan kalian akan menjadi pemimpin-pemimpin Indonesia yang luar biasa,” harapnya.

Ia juga meminta mahasiswa baru mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan dari bangku sekolah menuju perguruan tinggi.

“Jadilah orang yang tidak pernah menyerah. Jadilah orang yang tidak pernah putus asa. Dari SMA, tiba-tiba masuk ke kampus ini, akan ada perubahan yang luar biasa. Maka kalian harus bisa beradaptasi,” katanya.

Eri menutup pesannya dengan mengingatkan mahasiswa agar menjadikan ilmu pengetahuan, integritas, dan akhlak sebagai bekal dalam perjalanan menuju kepemimpinan.

“Maka jadilah pemimpin yang berkah. Jadilah pemimpin yang memiliki akhlakul karimah. Saya yakin, kalian akan menjadi penerus-penerus bangsa Indonesia yang luar biasa,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

PDI Perjuangan Soroti Ruang Fiskal Jember, Minta Anggaran Tak Berhenti di atas Kertas

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghitung ulang ruang ...
LEGISLATIF

DPR RI Kaji Kepastian Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) memunculkan persoalan baru di bidang hak kekayaan intelektual (HKI), ...
KRONIK

Kick Off Hari Santri 2026, Bupati Fauzi: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Menghargai Perjuangan para Pendahulu Kita

SUMENEP – Memperingati Hari Santri 2026, PCNU Sumenep resmi menggelar Kick Off Hari Santri 2026 di Aula Al-Ikhlas ...
KRONIK

Karhutla Gunung Botak Belum Padam Sepenuhnya, Wabup Ngawi Prioritaskan Permukiman Warga

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Botak, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, belum ...
KRONIK

Soroti Potensi Kenaikan Biaya Haji 2027, Ansari PDIP: Jangan Langsung Bebankan ke Rakyat

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta pemerintah tidak menjadikan kenaikan harga ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Pantau Penyaluran Air Bersih untuk Warga Balongpanggang Terdampak Kekeringan

GRESIK – Krisis air bersih mulai menghimpit 315 kepala keluarga (KK) di Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, ...