Sabtu
31 Oktober 2026 | 11 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Jatim Desak Evaluasi Tata Kelola Dinas ESDM usai Dugaan Pungli Rp8,44 M

pdip jatim 260428 bangyo

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Yordan M. Batara Goa, mendesak Pemerintah Provinsi Jatim melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyusul terungkapnya dugaan pungutan liar (pungli) senilai Rp8,44 miliar. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat akuntabilitas pelayanan publik sekaligus mencegah terulangnya praktik serupa.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jawa Timur itu menegaskan, dugaan pungli menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan pembenahan birokrasi di sektor ESDM.

“Sebagai fungsi kontrol DPRD, kami sangat menyayangkan adanya dugaan pungli tersebut. Kami mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera melakukan evaluasi terhadap potensi kebocoran itu agar tata kelola sektor ESDM semakin akuntabel dan transparan,” ujar Yordan, Kamis (30/7/2026).

Selain evaluasi, Yordan meminta Pemprov Jatim segera melakukan pembenahan internal di lingkungan Dinas ESDM guna memulihkan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap layanan pemerintah.

“Langkah bersih-bersih harus segera dilakukan. Kepercayaan publik harus dikembalikan sehingga masyarakat maupun pelaku usaha tidak lagi merasa khawatir dalam mengurus perizinan ataupun menjalankan kewajiban membayar pajak dan retribusi sesuai aturan,” katanya.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD, Yordan juga mendorong penguatan sistem pelayanan berbasis digital, khususnya dalam proses perizinan. Menurutnya, digitalisasi dengan mekanisme yang transparan akan mempersempit ruang terjadinya praktik pungutan liar.

“Kalau perizinan dilakukan secara online, tahapan prosesnya harus jelas dan transparan. Masyarakat harus bisa mengecek sampai di mana berkas atau dokumen yang mereka ajukan diproses. Dengan begitu, peluang terjadinya praktik yang tidak semestinya bisa diminimalkan,” tegasnya.

Ia berharap evaluasi tata kelola di Dinas ESDM segera ditindaklanjuti sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih profesional, akuntabel, transparan, serta bebas dari praktik penyimpangan yang merugikan masyarakat maupun pendapatan daerah. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sri Untari Usulkan Wayang Dikembangkan dengan AI agar Diminati Generasi Muda

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengusulkan pemanfaatan kecerdasan buatan atau ...
LEGISLATIF

DPRD Tulungagung Sahkan 5 Perda, Fraksi PDI Perjuangan Soroti Isu Pendidikan hingga Disabilitas

TULUNGAGUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung bersama eksekutif resmi mengesahkan lima ...
LEGISLATIF

Buleks Apresiasi Prestasi Bank Suroboyo, Minta Kinerja Lima Tahun Berturut-turut Dipertahankan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mengapresiasi capaian BPR Surya Artha Utama (BPR SAU) atau ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Kembangkan Taman Hutan Kota Jeruk, Warga Desil 1 hingga 3 Diprioritaskan Kelola Usaha

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di Kecamatan ...
LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...