Sabtu
31 Oktober 2026 | 1 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Nganjuk Gelar Khataman dan Sarasehan Peringati 30 Tahun Kudatuli

IMG-20260728-WA0022

NGANJUK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menggelar rangkaian kegiatan doa bersama hingga sarasehan untuk memperingati 30 tahun peristiwa Kerusuhan Duapuluh Tujuh Juli (Kudatuli), Senin (27/7/2026).

​Acara yang dipusatkan di Kantor DPC PDI Perjuangan Nganjuk tersebut diawali dengan Khataman Al-Qur’an di Musala Al Muslim.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Fraksi, pengurus DPC, pengurus PAC, badan-badan partai, kader muda, hingga organisasi sayap partai.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa peristiwa Kudatuli yang terjadi pada 27 Juli 1996 bukan sekadar catatan sejarah internal partai, melainkan bagian penting dari perjalanan demokrasi bangsa Indonesia.

​”Kader-kader muda, termasuk para senior dan kita semua, harus selalu ingat dengan peristiwa ini. Kudatuli tak sekadar sejarah perjalanan demokrasi di PDI Perjuangan, tetapi juga dalam berbangsa dan bernegara,” kata Marhaen dalam sambutannya, Senin.

​Marhaen, yang juga menjabat sebagai Bupati Nganjuk, mengingatkan seluruh kader bahwa kebesaran partai saat ini merupakan hasil dari proses panjang yang ditempa oleh berbagai dinamika politik masa lalu.

​”Perjalanan PDI Perjuangan membuka ruang demokrasi di negeri ini diiringi bukan hanya keringat dan air mata, tetapi juga darah bahkan nyawa,” ujarnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Marhaen menyoroti keterlibatan kader asal Nganjuk dalam peristiwa historis tersebut.

Salah satunya adalah Soesilo Muslim, kader yang turut berjibaku mempertahankan Kantor DPP PDI Pro-Megawati dari pengambilalihan secara paksa oleh massa PDI Pro-Suryadi saat tragedi Kudatuli meletus.

​Ia meminta para kader muda dapat meneladani keberanian dan semangat para senior sebagai bekal untuk terus memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Pesan Megawati dan Etika Berpolitik
​Selain mengenang sejarah, Marhaen juga menyampaikan instruksi dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Kader diminta untuk terus membumikan kebudayaan sebagai bentuk implementasi ajaran Trisakti Bung Karno. DPC Nganjuk pun berkomitmen menyediakan ruang ekspresi bagi generasi muda.

​Di sisi lain, Marhaen memberikan teguran keras terkait etika berpolitik bagi seluruh pengurus dan simpatisan.

​”Kader, pengurus, maupun simpatisan dilarang keras terlibat dalam aktivitas berpolitik yang tidak beradab, termasuk menyebarkan fitnah, ujaran kebencian, maupun pembunuhan karakter terhadap seseorang demi kepentingan politik. Kita harus mengawal supremasi hukum dan kedaulatan rakyat,” tegasnya.

​Untuk diingat kembali, peristiwa Kudatuli merupakan penyerangan secara paksa terhadap kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, pada 27 Juli 1996.

Peristiwa tersebut memicu perlawanan luas di berbagai daerah dan dicatat sebagai salah satu pemicu gerakan reformasi di era Orde Baru.(eng/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...