Senin
27 Juli 2026 | 10 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Konsolidasi Organisasi Tuntas, DPC PDIP Kota Madiun Tegaskan Kader Wajib Pegang Teguh Pancasila

pdip jatim 260727 musran kota madiun 1

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menuntaskan seluruh tahapan konsolidasi organisasi partai dengan melantik pengurus ranting dan anak ranting se-Kota Madiun. Konsolidasi tersebut menjadi tahapan pamungkas sebelum partai mulai menyusun program-program kerja.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi, mengatakan pelantikan pengurus ranting dan anak ranting yang digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Minggu (26/7/2026) malam, merupakan tahapan terakhir konsolidasi organisasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan DPP PDI Perjuangan.

“Agenda malam ini merupakan tahapan terakhir konsolidasi organisasi partai, yakni pelantikan pengurus ranting dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kota Madiun,” ujar Sutardi.

Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan peringatan peristiwa Kudatuli. Dua agenda tersebut sengaja digabungkan dalam satu kegiatan sebagai bagian dari pelaksanaan arahan DPP agar proses konsolidasi partai dilakukan secara sederhana dan efektif.

Sutardi menjelaskan, konsolidasi organisasi memang harus dituntaskan hingga akhir Juli sesuai jadwal dari DPP. Karena itu, pelantikan pengurus ranting dan anak ranting sekaligus peringatan Kudatuli dikemas dalam satu rangkaian kegiatan.

“Pertama, konsolidasi organisasi ini memang harus diselesaikan sampai akhir bulan sesuai dengan jadwal dari DPP PDI Perjuangan. Selain itu, DPP juga memberikan arahan agar pelaksanaan konsolidasi dilakukan secara sederhana. Karena itu, kami menggabungkan dua agenda tersebut dalam satu kegiatan malam ini,” jelasnya.

Dengan selesainya pelantikan pengurus ranting dan anak ranting, Sutardi memastikan seluruh tahapan konsolidasi organisasi PDI Perjuangan Kota Madiun telah rampung.

Tahap berikutnya, jajaran DPC bersama seluruh struktur partai akan mulai menyusun program-program kerja sebagaimana arahan DPP PDI Perjuangan.

“Ini merupakan tahapan terakhir konsolidasi organisasi partai,” tegas Sutardi.

Menurutnya, selesainya konsolidasi bukan berarti kerja partai berhenti. Sebaliknya, terbentuknya struktur organisasi hingga tingkat ranting dan anak ranting menjadi modal penting untuk menjalankan program serta memperkuat kerja-kerja partai di tengah masyarakat.

“Setelah seluruh tahapan konsolidasi selesai, kami akan mulai menyusun program-program kerja partai,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sutardi juga memberikan penekanan kepada pengurus ranting dan anak ranting yang baru dilantik. Kepengurusan baru tersebut merupakan perpaduan antara pengurus lama dan kader-kader baru.

Menurut Sutardi, kombinasi tersebut harus menjadi kekuatan untuk menjaga kesinambungan sekaligus memperkuat organisasi PDI Perjuangan di tingkat akar rumput.

Sebagai bagian dari gerbong PDI Perjuangan, setiap kader dituntut memahami identitas dan ideologi partai. Sutardi menegaskan PDI Perjuangan merupakan partai yang berjiwa nasionalis dengan Pancasila sebagai ideologi sekaligus dasar negara.

“Sebagai kader partai, mereka minimal harus memahami bahwa PDI Perjuangan merupakan partai yang berjiwa nasionalis dan memiliki ideologi. Ideologi partai adalah Pancasila sebagai dasar negara,” tegasnya.

Karena itu, seluruh kader diminta memiliki komitmen untuk menjaga dan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi serta dasar negara Republik Indonesia.

“Setiap kader harus setia serta ikut mempertahankan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Republik Indonesia,” lanjut Sutardi.

Tak hanya soal ideologi, Sutardi juga mengingatkan pentingnya karakter kader sebagai bagian dari jati diri PDI Perjuangan. Nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam sikap dan kerja kader sehari-hari.

Di antaranya semangat gotong royong, demokratis, bebas menyampaikan pendapat, tangguh, serta pantang menyerah.

“Setiap kader juga harus memiliki watak dan karakter yang menjadi bagian dari jati diri partai, yakni gotong royong, demokratis, bebas menyampaikan pendapat, tangguh, dan pantang menyerah,” pungkasnya.

Dengan tuntasnya konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting dan anak ranting, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun kini bersiap memasuki tahap berikutnya: menerjemahkan kekuatan struktur organisasi menjadi program kerja partai yang konkret dan menyentuh kepentingan masyarakat. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Djarot Saiful Hidayat Ungkap Makna Filosofis Mendalam di Balik Monumen Kudatuli

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat memaparkan makna filosofis mendalam di balik ...
HEADLINE

Megawati: Monumen Kudatuli Simbol Kesabaran Revolusioner yang Lahir dari Keyakinan dan Keberanian

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli bertepatan 30 tahun peristiwa 27 Juli ...
LEGISLATIF

Renny Pramana Tegaskan Siap Layani Seluruh Masyarakat Tanpa Memandang Agama

KEDIRI – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan siap memperjuangkan ...
SEMENTARA ITU...

Ketua DPRD Nganjuk Ajak Tetangga dan Kader Peringati 30 Tahun Kudatuli di Rumahnya

NGANJUK – Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono menggelar refleksi peringatan peristiwa Kerusuhan 27 ...
KABAR CABANG

Konsolidasi Organisasi Tuntas, DPC PDIP Kota Madiun Tegaskan Kader Wajib Pegang Teguh Pancasila

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menuntaskan seluruh tahapan konsolidasi organisasi partai dengan melantik ...
RUANG MERAH

Arsip Luka Sebuah Bangsa Bernama Kudatuli

Oleh Diana Sasa* DI LEMARI arsip republik ini tersimpan dua dokumen bertanggal 31 Agustus dan 12 Oktober 1996. ...