Rabu
15 Juli 2026 | 3 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mia Desak Pemkot Malang Evaluasi Data Kemiskinan agar Bansos Tepat Sasaran

pdip jatim 260715 mia reses 2

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Pemkot Malang mengevaluasi data kemiskinan agar bantuan sosial tepat sasaran serta menyiapkan skema pendidikan bagi siswa kurang mampu.

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Pemerintah Kota Malang segera mengevaluasi dan memvalidasi kembali data kemiskinan sebagai dasar penyaluran bantuan sosial. Langkah tersebut dinilai penting agar bantuan pemerintah benar-benar diterima warga yang berhak sekaligus tidak menghilangkan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Desakan itu disampaikan Amithya saat menggelar kegiatan serap aspirasi masyarakat yang diwarnai keluhan warga mengenai perubahan data desil penerima bantuan.

Menurut Mia, masih ditemukan warga yang kondisi ekonominya belum membaik, namun justru tidak lagi tercatat sebagai penerima bantuan sosial akibat perubahan data dari pemerintah pusat.

“Banyak masyarakat mengeluhkan perubahan data desil ini. Ada warga yang kondisi ekonominya tetap sulit, namun tiba-tiba terhapus dari daftar penerima bantuan. Dampaknya merembet ke mana-mana, termasuk hilangnya akses bantuan pendidikan untuk anak-anak mereka,” ujar Mia, Rabu (15/7/2026).

Meski pembaruan data desil menjadi kewenangan pemerintah pusat, Mia menegaskan Pemerintah Kota Malang harus proaktif memastikan akurasi data di lapangan. Ia meminta perangkat daerah mengoptimalkan mekanisme Musyawarah Kelurahan (Muskel) untuk melakukan validasi dan mengusulkan pembaruan data kepada pemerintah pusat.

Menurutnya, akurasi data menjadi kunci agar berbagai program perlindungan sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Selain persoalan bantuan sosial, Amithya juga menyoroti akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia menilai keterbatasan daya tampung sekolah negeri kerap membuat siswa harus melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta dengan biaya yang lebih tinggi.

Karena itu, DPRD mendorong Pemerintah Kota Malang menyiapkan skema pembiayaan atau subsidi bagi siswa kurang mampu yang tidak tertampung di sekolah negeri agar hak memperoleh pendidikan tetap terjamin.

“Pendidikan yang adil adalah hak setiap anak. Jangan sampai ada anak di Kota Malang yang putus sekolah hanya karena tidak diterima di negeri dan tidak punya biaya untuk masuk swasta. Pemerintah harus hadir memberikan jaminan anggaran,” tegasnya.

Amithya berharap pembenahan data kemiskinan dan penguatan kebijakan pendidikan berjalan beriringan sehingga bantuan sosial maupun layanan pendidikan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran dan berkeadilan bagi masyarakat Kota Malang. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Empat SD Negeri di Ponorogo Nihil Siswa Baru, Riyanto Minta Dindik Siapkan Solusi

PONOROGO – Empat sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo tidak mendapatkan satu pun siswa baru pada ...
LEGISLATIF

Mia Desak Pemkot Malang Evaluasi Data Kemiskinan agar Bansos Tepat Sasaran

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Pemkot Malang mengevaluasi data kemiskinan agar ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Surabaya Ajak Anak Muda Kikis Stigma Negatif Politik

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, menegaskan bahwa lembaga legislatif selalu ...
LEGISLATIF

Puan Minta Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat kesiapsiagaan nasional menyusul meningkatnya aktivitas ...
LEGISLATIF

Widarto Serap Aspirasi Warga, Perbaikan Jalan Desa Jadi Prioritas Pembahasan DPRD Jember

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menegaskan perbaikan jalan desa menjadi prioritas pembahasan setelah menyerap ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Salurkan 1.900 Paket Sembako, Perjuangkan Fasilitas Panti ODGJ dan Lansia

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyalurkan 1.900 paket sembako kepada kelompok rentan, sekaligus berkomitmen ...