Rabu
14 Oktober 2026 | 2 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Jember Soroti Bau Menyengat TPS3R Baratan, Minta Pengelolaan Maggot Dievaluasi

pdip jatim 260528 tps baratan jember 1

DPRD Jember menyoroti bau menyengat dari TPS3R Baratan yang diduga berasal dari pengolahan maggot. Warga mengeluh hampir enam bulan terakhir.

JEMBER — Warga di sekitar Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Baratan, Kabupaten Jember, mengeluhkan bau busuk menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan maggot di lokasi tersebut.

Keluhan warga disebut telah berlangsung hampir enam bulan terakhir dan dinilai semakin mengganggu lingkungan permukiman sekitar.

Salah seorang warga Kelurahan Baratan yang juga anggota DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho atau akrab disapa Nuki, mengatakan bau tidak sedap muncul akibat menumpuknya sampah basah yang masuk ke TPS3R dan dikelola pihak ketiga pengusaha maggot.

“Jumlah sampah basah yang masuk sangat banyak. Akhirnya baunya sangat mengganggu warga sekitar TPS3R,” ujar Nuki.

Keluhan warga tersebut kemudian mendapat perhatian Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto. Keduanya melakukan inspeksi langsung ke TPS3R Baratan pada Rabu, 27 Mei 2026 sekitar pukul 11.27 WIB.

Saat berada di lokasi, Candra mengaku mendapati bau menyengat berasal dari area pengolahan maggot milik pihak ketiga yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember.

Selain itu, ia juga menemukan tumpukan sampah basah yang hendak diangkut truk DLH. Berdasarkan informasi pengelola, limbah tersebut berasal dari SPPG wilayah Baratan dan Patemon.

“Ini sudah tidak benar. Volume limbah SPPG sangat banyak dan tidak ada pemilahan. Akhirnya menumpuk dan menimbulkan bau busuk,” kata Candra.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan pengelolaan limbah seharusnya dilakukan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Menurutnya, sampah organik dan anorganik wajib dipilah sebelum diproses pihak ketiga.

“Pihak SPPG wajib mengelola residunya dengan benar dan tidak boleh melepas tanggung jawab begitu saja. Ini tidak ada pemilahan; plastik, sayuran, dan sampah lain bercampur menjadi satu,” ujarnya.

Candra meminta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember segera mengambil langkah tegas agar persoalan tersebut tidak terus berlarut dan memicu keresahan warga sekitar.

Ia bahkan meminta aktivitas usaha maggot di TPS3R Baratan dihentikan sementara karena dinilai telah mengganggu lingkungan permukiman masyarakat.

“Keluhan masyarakat tidak boleh diabaikan. Jangan sampai pengelolaan sampah justru menciptakan persoalan baru,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan sampah di TPS3R Baratan agar persoalan bau menyengat tidak terus berulang dan kualitas lingkungan permukiman tetap terjaga. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...
LEGISLATIF

Kasus ISPA Jatim Tembus 212.914, Deni Wicaksono Desak Pengendalian Emisi Diperketat

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak pemerintah memperkuat pencegahan infeksi saluran ...