Anggota DPRD Jember Candra Ary Fianto mengingatkan masyarakat agar melengkapi administrasi kependudukan karena menjadi syarat utama mengakses berbagai layanan publik, termasuk layanan kesehatan.
JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember Candra Ary Fianto mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kelengkapan administrasi kependudukan, seperti kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK).
Menurutnya, dokumen tersebut merupakan syarat dasar untuk mengakses berbagai layanan publik sehingga harus dipastikan selalu sesuai dengan domisili dan kondisi terbaru.
Pesan itu disampaikan Candra saat menggelar reses II di Desa Sukowono, Kecamatan Sukowono, Senin malam (14/7/2026).
Menurut Candra, masih banyak masyarakat yang menunda pengurusan administrasi kependudukan hingga akhirnya mengalami kesulitan ketika membutuhkan layanan pemerintah, terutama pada kondisi darurat.
Ia mencontohkan seorang warga yang menikah dengan warga Banyuwangi hanya secara agama sehingga administrasi kependudukannya belum dipindahkan ke Kabupaten Jember. Persoalan tersebut baru muncul ketika yang bersangkutan hendak melahirkan dan akan memanfaatkan program Universal Health Coverage (UHC) Pemerintah Kabupaten Jember.

“Beruntung kader PDI Perjuangan ada di berbagai daerah. Proses pencabutan berkas kependudukan dari Banyuwangi hingga pemindahan administrasi ke Jember dibantu anggota DPRD Banyuwangi. Setelah memiliki KTP Jember, pasien akhirnya dapat mengakses layanan persalinan secara gratis,” ujar Candra.
Menurutnya, kasus tersebut menunjukkan bahwa tertib administrasi kependudukan bukan sekadar urusan pencatatan, melainkan berkaitan langsung dengan hak masyarakat memperoleh pelayanan publik, mulai dari layanan kesehatan hingga berbagai program pemerintah lainnya.
Karena itu, Candra mengajak masyarakat tidak menunda pengurusan dokumen kependudukan apabila terjadi perubahan status perkawinan, domisili, maupun data keluarga.
Ia juga mendorong warga saling mengingatkan apabila masih ada anggota keluarga atau tetangga yang belum memiliki maupun belum melengkapi dokumen kependudukan.
“Kita juga diajarkan Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” tutur Bendahara DPC PDIP Jember tersebut.
Menurut Candra, kepedulian terhadap administrasi kependudukan merupakan bagian dari budaya gotong royong karena dapat membantu masyarakat memperoleh hak-haknya sebagai warga negara tanpa menghadapi kendala administratif ketika membutuhkan layanan publik. (art/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










