Selasa
21 April 2026 | 8 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Renny Pramana: Semangat Kartini Harus Pastikan Perempuan Tuntas Pendidikan dan Berdaya

pdip-jatim-250306-WSRP

Renny Pramana menegaskan semangat Kartini harus memastikan perempuan tidak hanya mendapat akses, tetapi juga menuntaskan pendidikan dan berdaya.

SURABAYA — Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana menegaskan, semangat Kartini harus dimaknai sebagai dorongan agar perempuan tidak hanya mendapatkan akses pendidikan, tetapi juga mampu menyelesaikannya dan berdaya di berbagai sektor kehidupan.

Penegasan itu di sampaikan dalam momentum peringatan Hari Kartini 2026, Selasa (21/4/2026), di tengah masih adanya kesenjangan capaian pendidikan perempuan di Jawa Timur.

Menurut Renny, peningkatan akses pendidikan bagi perempuan memang menunjukkan tren positif. Namun, persoalan belum selesai karena rata-rata lama sekolah perempuan masih lebih rendah dibanding laki-laki.

“Semangat Kartini hari ini bukan hanya soal akses, tetapi memastikan perempuan bisa menuntaskan pendidikan dan hadir di semua bidang, baik keluarga, dunia kerja, maupun ruang publik,” ujarnya.

Berdasarkan data pendidikan 2025–2026, rata-rata lama sekolah perempuan di Jawa Timur berada di kisaran 8,2 tahun, sementara laki-laki mencapai sekitar 8,8 tahun.

Renny menilai kondisi tersebut menjadi catatan penting, karena pendidikan berpengaruh langsung terhadap kualitas partisipasi perempuan dalam pembangunan.

“Perempuan hari ini bukan sekadar penerima kebijakan, tetapi juga penentu arah perubahan. Karena itu ruang untuk tumbuh harus dibuka seluas-luasnya,” tegasnya.

Perempuan yang juga Bendahara DPD PDIP Jatim ini pun menyoroti tantangan keberlanjutan pendidikan perempuan, terutama di wilayah tertentu yang masih menghadapi risiko putus sekolah akibat faktor ekonomi dan pernikahan dini.

Menurutnya, ketimpangan pendidikan ini berdampak pada posisi perempuan di dunia kerja, di mana mereka dengan tingkat pendidikan rendah cenderung terserap di sektor informal dengan perlindungan terbatas.

“Ini yang harus kita jawab bersama, agar perempuan benar-benar berdaya,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pentingnya Kolaborasi, Antar Instansi di Ngawi Berbareng Musnahkan Ribuan Pil Koplo

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah ...
KRONIK

Tantri Bararoh Ajak Kader GMNI Kabupaten Malang Kritis dan Turun Bela Wong Cilik

Tantri Bararoh ajak kader GMNI Malang tetap kritis dan turun ke lapangan memperjuangkan wong cilik melalui gerakan ...
KRONIK

Musancab Trenggalek di Hari Kartini, Deni: Suara Perempuan Harus Didengar dalam Politik

Deni Wicaksono menegaskan peran perempuan dalam Musancab PDIP Trenggalek dengan keterwakilan minimal 30 persen ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Semangat Kartini Harus Pastikan Perempuan Tuntas Pendidikan dan Berdaya

Renny Pramana menegaskan semangat Kartini harus memastikan perempuan tidak hanya mendapat akses, tetapi juga ...
KABAR CABANG

Inda Raya: Perempuan Harus Tingkatkan Kapasitas, Berani Bersuara dan Ambil Peran

Inda Raya menegaskan perempuan harus meningkatkan kapasitas, berani bersuara, dan mengambil peran strategis dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong UMKM Perikanan Terintegrasi, Tak Cukup Produksi Saja

Erma Susanti dorong UMKM perikanan Blitar terintegrasi dari produksi hingga pasar, manfaatkan peluang program MBG. ...