Kamis
30 April 2026 | 8 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

SMPN 3 Banyuwangi Sulap Sampah Jadi Produk Ekonomi, Bupati Ipuk: Ini Bisa Jadi Role Model

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-08042026.

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mengelola sampah secara sirkular diimplementasikan hingga ke level sekolah. Salah satunya SMP Negeri 3 Banyuwangi yang tidak berhasil mengolah sampah secara terstruktur dan berkelanjutan, sekaligus memiliki bank sampah yang dikelola siswa.

Memasuki SMPN 3 Banyuwangi, akan terasa suasana tengah hutan kota. Pohon-pohon besar menjulang tinggi nan rimbun menaungi bangunan-bangunan sekolah. Daun-daun dan ranting dari pohon tersebut yang dulunya menjadi sampah, kini menjadi aset ekonomis bagi para pengelola sampah sekolah.

Para siswa dan pendidik di sana mengelola daun dan ranting menjadi produk bernilai ekonomis. Tak hanya itu, sisa makanan dari siswa juga dikumpulkan mereka untuk diolah bersama.

Bertempat di belakang bangunan utama sekolah, para “pejuang lingkungan” tersebut memproses sampah-sampah yang berhasil dikumpulkan setiap harinya.

Prosesnya dilakukan secara bertahap, mulai dari pengumpulan daun kering, kemudian diolah menjadi kompos setengah matang, hingga menjadi kompos siap panen yang selanjutnya dikemas sebagai pupuk organik berkualitas premium.

Pupuk hasil olahan siswa tersebut bahkan telah dipasarkan dengan harga sekitar Rp7.500 per kemasan. Selain kompos, siswa juga memproduksi eco enzyme dan pupuk organik cair (POC) yang dimanfaatkan untuk kebutuhan tanaman di lingkungan sekolah.

“Sisa makanan dari MBG juga kami kelola sebagai pakan maggot. Hasilnya kemudian digunakan untuk pakan ikan nila yang ada di kolam sekolah,” cerita M. Fadil, siswa kelas 8, pada Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang mengunjungi sekolah tersebut, pada Selasa (7/6/2026).

Fadil mengatakan telah mengikuti kegiatan pengelolaan sampah sejak kelas 7. Ia mengaku tertarik karena memiliki minat pada kegiatan pertanian.

“Sejak kelas 7 sudah ikut mengelola sampah. Di rumah juga suka tanam-tanam, jadi senang bisa praktik langsung di sekolah,” terangnya.

Bupati Ipuk mengaku sangat mengapresiasi sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah Holilik tersebut. Dia berharap program serupa dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.

“Ini sangat bagus, anak-anak sudah belajar mengelola sampah dengan benar dan bisa menghasilkan produk yang bermanfaat. Tinggal terus dikembangkan agar lebih optimal dan berkelanjutan,” ujar Ipuk.

“Ini bisa menjadi role model. Sekolah lain bisa meniru dan menyesuaikan dengan kondisi masing-masing,” imbuh Wakabid Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

SMPN 3 Banyuwangi dikenal sebagai sekolah yang syarat prestasi. Salah satunya meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri, predikat tertinggi dalam program sekolah berbudaya lingkungan.

“Sekolah kami juga sebagai sekolah pelopor yang mengintegrasikan edukasi Geopark Ijen ke dalam kurikulum pembelajaran. Kami juga memiliki fasilitas “Geopark Corner,” Duta Geopark, dan modul pembelajaran khusus, serta pernah dikunjungi asesor UNESCO dan Badan Geologi,” ujar Kepala Sekolah SMPN 3 Banyuwangi, Holilik. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Dorong Pansus Hak Angket Terkait Dugaan Pelanggaran Perjalanan Dinas

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang dorong pembentukan Pansus Hak Angket untuk telusuri dugaan pelanggaran perjalanan ...
BERITA TERKINI

Guntur Wahono Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Pancasila di Blitar

Guntur Wahono dorong penguatan karakter generasi muda berbasis Pancasila melalui kolaborasi pemerintah dan media di ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan Integrasi Layanan SPM di Surabaya

Eri Cahyadi jadikan Posyandu Wethan Ceria sebagai percontohan integrasi layanan SPM berbasis data di Surabaya. ...
KRONIK

Reses Bareng, Pulung dan Romy Tekankan Semangat Gotong Royong dan Penguasaan Ruang Digital

TULUNGAGUNG – Dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Romy Soekarno dan Pulung Agustanto, menggelar reses di ...
KABAR CABANG

Salwa, dari Bangku Hukum ke Jalan Politik: Cerita Anak Muda yang Menolak Apatis

Salwa Azzahra, kader muda PDIP Kabupaten Malang, memilih terjun ke politik untuk menjembatani Gen Z agar tidak ...
EKSEKUTIF

Respons Cepat Pemkab Kediri, Layanan SPPG Tugurejo Di-suspend Usai Dugaan Keracunan Siswa

Pemkab Kediri hentikan sementara layanan MBG di Tugurejo usai dugaan keracunan siswa, sampel makanan diuji di ...