BONDOWOSO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso mendirikan Posko Gotong Royong sebagai bentuk kepedulian terhadap para pemudik yang melintas maupun tiba di wilayah tersebut selama arus mudik Lebaran 2026.
Keberadaan posko ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik, sekaligus membantu mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin terjadi selama perjalanan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, mengatakan posko tersebut merupakan inisiatif DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang dilaksanakan serentak di 38 kabupaten/kota.
“Ini adalah wujud gotong royong dan perhatian kami kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang pulang ke kampung halaman,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Ia menjelaskan, konsep gotong royong diwujudkan melalui sinergi berbagai pihak, termasuk kerja sama dengan BPBD Kabupaten Bondowoso untuk mendukung kelancaran arus mudik.
Di posko tersebut disediakan berbagai fasilitas, mulai dari tenda, alat kesehatan, hingga obat-obatan untuk pertolongan pertama dan penanganan darurat.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat untuk mengantisipasi kondisi darurat yang tidak dapat ditangani di posko,” jelasnya.
Posko Gotong Royong ini akan beroperasi hingga 26 Maret 2026 dan disiagakan untuk memberikan layanan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan maupun sekadar beristirahat.
Sinung berharap keberadaan posko ini dapat membantu pemudik melanjutkan perjalanan dengan kondisi lebih prima, sehingga dapat tiba di tujuan dengan selamat.
“Selamat datang di Bondowoso. Jika ada kendala di perjalanan, monggo silakan mampir. Yang terpenting, tetap berhati-hati dan utamakan keselamatan,” pesannya.
Dengan semangat gotong royong, posko ini menjadi wujud nyata kehadiran partai di tengah masyarakat, sekaligus menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi para pemudik dalam perjalanan menuju kampung halaman. (art/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









