Rabu
15 Juli 2026 | 6 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ony Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Harga Kebutuhan Terjangkau Jelang Lebaran

IMG-20260304-WA0029_copy_805x545

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar gerakan pangan murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah momentum Ramadan dan menjelang Lebaran.

Kegiatan tersebut digelar di Jalan Serong Alun-alun Merdeka Ngawi, Rabu (4/3/2026). Sebanyak 21 tenda disediakan untuk menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Gerakan pangan murah ini langsung diserbu warga, terutama ibu rumah tangga yang ingin memenuhi kebutuhan dapur dengan harga lebih murah. Sejak pagi, masyarakat sudah memadati lokasi untuk berbelanja.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, bersama Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) turut meninjau jalannya kegiatan tersebut. Keduanya terlihat menyapa warga sekaligus memantau harga dan ketersediaan bahan pangan di setiap tenda.

Usai berkeliling, Bupati Ony mengatakan gerakan pangan murah digelar sebagai upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok pada periode yang rawan terjadi kenaikan harga.

“Kami ingin memastikan stok bahan pangan selama Ramadan hingga mendekati Lebaran tetap aman, tersedia, dan harganya stabil. Dengan begitu masyarakat bisa beribadah di bulan Ramadan dengan khidmat tanpa terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok,” ujar Bupati Ony.

Menurutnya, kegiatan serupa tidak hanya digelar di pusat kota. Pemkab Ngawi juga mengadakan pasar murah di sejumlah pasar tradisional di berbagai wilayah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kendati demikian, beberapa bahan pokok dilaporkan mengalami keterbatasan pasokan, salah satunya cabai rawit. Bupati Ony menjelaskan kenaikan harga cabai dipicu menurunnya produksi di sejumlah daerah sentra, termasuk di Kabupaten Ngawi.

“Faktor cuaca menyebabkan produksi petani cabai berkurang. Hal itu yang memicu kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir,” ujarnya.

Sementara itu, Atik, salah satu warga yang datang berbelanja, mengaku sudah berada di lokasi sejak pagi demi mendapatkan harga kebutuhan pokok yang lebih murah.

“Tadi saya beli beras kualitas medium Rp62.500 per 5 kilogram. Terus beli telur ayam Rp25.000 per kilogram dan minyak goreng Rp31.000 untuk dua liter,” katanya.

Harga tersebut lebih murah dibandingkan harga di pasar tradisional. Saat ini beras medium di pasaran mencapai sekitar Rp75.000 per 5 kilogram, telur ayam sekitar Rp29.000 per kilogram, dan minyak goreng merek Minyakita sekitar Rp18.500 per liter. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...
KRONIK

Empat SD Negeri di Ponorogo Nihil Siswa Baru, Riyanto Minta Dindik Siapkan Solusi

PONOROGO – Empat sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo tidak mendapatkan satu pun siswa baru pada ...
LEGISLATIF

Mia Desak Pemkot Malang Evaluasi Data Kemiskinan agar Bansos Tepat Sasaran

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Pemkot Malang mengevaluasi data kemiskinan agar ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Surabaya Ajak Anak Muda Kikis Stigma Negatif Politik

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, menegaskan bahwa lembaga legislatif selalu ...